Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, M.TP, meninjau pembangunan gedung Gereja Kristen Injili (GKI) Bethel di Kampung Waserat, Distrik Fakfak Timur Tengah, Rabu (1/10).
Kehadiran Ali Baham bukan sekadar agenda seremonial, melainkan untuk memastikan penggunaan dana hibah pemerintah provinsi berjalan sesuai tujuan.
Dalam peninjauan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan sosial secara tepat guna.
“Bantuan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh jemaat dan masyarakat, bukan hanya berhenti di papan proyek,” ujar Ali Baham.
Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui pos bantuan hibah mengalokasikan Rp500 juta untuk pembangunan GKI Bethel Waserat.
Sementara itu, untuk panitia persiapan peresmian Gereja Katolik St. Yosef Brongkendik, yang pembangunannya telah rampung, disiapkan dana Rp200 juta. Gereja tersebut rencananya segera diresmikan dalam beberapa pekan mendatang.
Tak hanya meninjau rumah ibadah, Ali Baham juga meresmikan Tugu Satu Tungku Tiga Batu di Kampung Kra Belang.
Tugu itu menjadi prasasti peringatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XI yang dipusatkan di Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah. Usai meresmikan tugu, ia langsung menghadiri pembukaan MTQ XI.
Kunjungan maraton itu memperlihatkan peran strategis Sekda Papua Barat dalam memastikan setiap program bantuan dan kegiatan keagamaan berjalan konsisten dengan semangat harmoni antarumat beragama di Fakfak—sebuah nilai yang diwariskan lewat filosofi Satu Tungku Tiga Batu.








Komentar