Pala Fakfak Tampil Memukau di InaRI Expo 2024: Mewujudkan Inovasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

Cibinong-Bogor, Kabarsulsel-Indonesia.com | Dalam ajang Indonesia Research and Innovation Expo (InaRI Expo) 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Cibinong, Jawa Barat pada 8-11 Agustus 2024, produk unggulan Pala Fakfak tampil memukau.

Pameran yang dibuka oleh Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden RI Ke-5, dan didampingi oleh Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menampilkan inovasi-inovasi terbaik dari berbagai daerah.

Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak hadir bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya untuk menampilkan produk unggulan pala.

Bertempat di kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, pameran ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Teknologi Nasional ke-29 dengan tema kolaborasi dalam inovasi, pertukaran teknologi, ide, dan pengalaman, serta inisiasi komersialisasi produk riset dan inovasi.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Fakfak, ikut ambil bagian dalam pameran ini.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyatakan bahwa pameran ini menjadi ajang penting bagi daerah untuk menunjukkan prestasi dalam diversifikasi produk pala unggulan yang telah memenuhi standar kemasan dan pemasaran. Produk-produk seperti sabun pala, balsam pala, dan lemak pala, hasil dari riset dan inovasi, turut dipamerkan.

“Dalam pameran ini, kami mengirimkan dua perwakilan dari Dinas Perkebunan Fakfak, yaitu Arifandy Fabanyo yang memahami proses pembuatan lemak pala, dan Ibu Mashita yang menjelaskan proses pembuatan berbagai produk pala.

Harapannya, mereka dapat mempresentasikan produk olahan dan berkolaborasi dengan peserta lain untuk mendapatkan ide-ide baru guna mengembangkan diversifikasi produk pala,” ujar Widhi.

Produk turunan pala yang disiapkan oleh dinas hanya sebagai model hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pala. Ke depan, OPD terkait dan UMKM di Fakfak akan mengembangkannya lebih lanjut.

Tugas utama Dinas Perkebunan adalah memastikan luas lahan produksi dan jumlah produksi yang memadai untuk menjamin keberlanjutan produk turunan pala dengan nilai tambah tinggi.

“Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk mendiseminasikan berbagai produk pala kami, tetapi juga mendorong inovasi untuk memberikan nilai tambah bagi Pala Tomandin Fakfak,” tambah Widhi.

InaRI Expo 2024 diharapkan dapat membuka peluang baru dan memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan produk-produk unggulan berbasis riset dan inovasi. Fakfak, dengan produk pala unggulannya, siap bersaing dan menunjukkan kualitas di kancah nasional maupun internasional.

Komentar