oleh

Wartawan Metro TV Kontributor Lamtim Diancam dan Nyaris Ditikam

KabarSulselIndonesia (Lampung Timur)

Diduga salah satu aparatur Desa Sumur Bandung, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) nyaris akan melukai atau menusuk (Tujah) seorang wartawan TV Nasional kontributor Metro TV dengan menggunakan sebilah badik (Sajam).

Wartawan yang mendapatkan intimidasi atau kekerasan verbal bahkan nyaris tertusuk sajam oleh salah satu perangkat Desa tersebut bernama Ibnu dan kejadian di balai Desa Sumur Bandung.

Kejadian bermula gegara pemberitaan yang ditayangkan oleh Ibnu, terkait dugaan pungutan yang dilakukan Kepala Dusun Desa tersebut kepada warganya yang hendak membuat domisili dan perubahan Kartu Keluarga (KK) yang belum jadi meski telah membayar.

Diduga perangkat Desa tersebut sempat mengeluarkan sajam untuk menikam Ibnu. Namun ditahan oleh beberapa Perangkat Desa lainnya dan atas kejadian tersebut, Ibnu langsung melaporkan ke Polsek Way Jepara, jelas Ibnu.

Lanjutnya Ibnu, setelah peristiwa itu ia langsung diminta untuk keluar dari balai Desa Sumur Bandung menjauh dari lokasi.

Menurut Ibnu, ancaman tak hanya datang dari Aparatur Desa, tapi juga Kepala Desa ikut serta melakukan intimidasi terhadapnya dengan mengatakan “bisa bisa rumah kamu habis di bakar”, ungkap Ibnu menirukan bahasa Kepala Desa setempat.

Kepada rekan media Ibnu menyampaikan bahwa sebelumnya ia sempat di panggil ke balai Desa Sumur Bandung. Ibnu pun mengaku enggan hadir lantaran si penelpon sudah bernada kasar.

Namun jelasnya, tak berselang lama Kepala Desa Sumur Bandung menelpon dirinya lagi dan langsung memintanya datang ke Balai Desa.

Karena Pak Kades yang menelepon dirinya, ia langsung bersedia datang. “Saat saya hadir di balai Desa, saya ungkapkan kekecewaan keluarga atas pelayanan yang dilakukan oleh pejabat Desa,” kata Ibnu.

Namun salah seorang pejabat Desa langsung mendekat dan memaki maki dengan kata kata kasar dan langsung mencabut pisau jenis badik dari pinggangnya dan hendak menikam.

Atas peristiwa itu, Ibnu meminta bantuan dan pendampingan hukum ke Kantor Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur untuk melaporkan pengancaman dan upaya penganiayaan yang dilakukan oleh pejabat Desa tersebut, seperti yang dikutip Wawainews, Minggu (19/12/2021).

Lalu Ibnu didampingi Ketua IWO Lampung Timur melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Way Jepara, Polres Lampung Timur.

(WWN/M.Amin)

Komentar

Berita Lainnya