Warga Ekadide Tolak Marinir, Yudas Nawipa Desak Prabowo Tarik Pasukan Non Organik

Uncategorized421 views

Papua Tengah,Kabarsulsel-lndonesia.com. Ekadide Paniai-Papua Tengah, Anggota DPRK Kabupaten Paniai, Yudas Nawipa, menyatakan setuju dan menolak kehadiran pasukan Marinir yang beroperasi di wilayah Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Nawipa menilai penempatan Marinir di wilayah pegunungan tersebut tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi satuan yang seharusnya bertugas di wilayah laut dan kepulauan.

Apakah di Kabupaten Paniai ada laut atau kepulauan sehingga harus ada Marinir di sini? Ini wilayah pegunungan, bukan daerah pesisir. Jadi penempatan mereka tidak sesuai, tegas Yudas Nawipa di Paniai, Selasa. 28/10/25 bertempat di Kantor Distrik Ekadide, Kampung Pasir Putih, Jl. Raya Paniai-Intan Jaya.

Yudas mengaku dirinya tidak mengetahui adanya surat perintah resmi dari Panglima TNI atau Presiden RI Prabowo Subianto terkait pengugasan pasukan Marinir di wilayah tersebut. Oleh karena itu, Yudas meminta Panglima TNI segera melakukan evaluasi terhadap keputusan tersebut.

Saya minta Panglima TNI meninjau ulang dan memasang penempatan Marinir di Paniai, karena kehadiran mereka berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, ujarnya.

Sementara itu, masyarakat Distrik Ekadidee telah melakukan pertemuan bersama tokoh pemuda, tokoh agama, kepala suku, kepala distrik, dan anggota DPRK Paniai pada Selasa, 28 Oktober 2025. Dalam pertemuan itu, sepakat menolak keberadaan pasukan Marinir di wilayah mereka.

Kata Yudas, masyarakat telah sepakat bahwa pasukan Marinir tidak diizinkan menginap atau menempati fasilitas umum seperti rumah warga, kantor distrik, puskesmas, sekolah, maupun gereja. Masyarakat meminta agar pasukan non-organik TNI/Polri ditarik kembali ke Kota Enarotali atau Distrik Aradidee, tempat di mana markas Koramil dan Polsek berada.

Kami tidak mengizinkan mereka beroperasi atau menginap di Distrik Ekadidee. Harus ditarik kembali ke kota induk ,”tegas Yudas” meneruskan permintaan mayarakat setempat.

Yudas Nawipa menambahkan, langkah tersebut penting agar tidak menimbulkan ketegangan antara masyarakat dan aparat. Untuk itu, Presiden Prabowo Subianto harus segera menarik kembali pasukan Marinir dari Distrik Ekadidee Kabupaten Paniai.

Tidak ada surat perintah dari Presiden atau Panglima. Maka kehadiran Marinir di Paniai perlu segera dievaluasi,” tutupnya”

Penulis: Jeri P.Degei

Komentar