Wakapolres Bursel Harap Satlinmas Dapat Berkordinasi Tekait Penyelenggaraan Pemilu

Namrole, Kabarsulsel-Indonesia.com; Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Buru Selatan (Bursel) Komisaris Polisi (Kompol) Syarifuddin berharap Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Kabupaten Bursel, di harapkan dapat berkordinasi tentang penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) pada hari pemungutan suara, baik dengan kepolisian maupun dengan penyelenggara pemilu lainnya.

Syarifuddin menyebut, setiap pentahapan terutama pada saat pencoblosan 14 Februari 2024 menjadi tugas dan kewajiban kepolisian melakukan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di bantu oleh linmas dan penyelenggara pemilu itu sendiri.

” Hari ini kita melaksanakan kegiatan pelatihan linmas kemudian di akhiri dengan simulasi pencoblosan di TPS sehingga kita bisa mendapat gambaran bagaimana teknik teknik untuk melakukan pengamanan dan rekan-rekan linmas bisa berkordinasi dengan kami di lapangan begitu juga dengan teman- teman penyelenggara pemilu, ” tutur pria dengan satu melati emas di pundak ini, kepada wartawan, Selasa, 6 Februari 2024, seusai pelatihan linmas dan kesiapan dan pergeseran logistik, di Gedung Serba Guna Namrole.

Syarifuddin mengaku, untuk komunikasi dan kordinasi sudah kita bangun dari awal sehingga di harapkan pada saat hari H nya nanti bisa berjalan dan terjalin dengan baik sehingga mampu mengkordinasikan kegiatan-kegiatan pencoblosan di TPS bisa berjalan dengan baik.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bursel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Obed Remialy, mengaku anggota Polres Bursel dan jajaran berjumlah 165 personel dari 258 TPS.

” Jadi kami akan melakukan pengamanan dengan hari Pergeseran terjadi H-3 itu nanti kita kordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga pergeserannya bersamaan dengan kotak suara yang akan dibawa melekat dengan personel yang akan melakukan pengamanan, ” kata Obed.

Remialy lebih lanjut mengaku, sebentar akan di lakukan pleno tentang waktu pergeseran surat suara, oleh karena itu kita tunggu waktunya, surat suara kapan akan di geser polisi pun akan bergeser.

Pihaknya mengaku, sejak pagi tadi, telah di lakukan pelatihan untuk linmas, supaya dia mengetahui bagaimana langkah-langkah yang harus di lakukan ketika ada di TPS dan terakhir kita sinergikan dengan anggota kepolisian yang akan melakukan pengamanan di TPS, nanti ketika di TPS ada sinergi antara polisi dan linmas bahkan penyelenggara pemilu lainnya, sehingga pemilu yang kita harapkan dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

” Simulasi yang kami lakukan tadi, adalah gambaran, kita asumsikan ada permasalahan di luar TPS yang nantinya akan di lakukan tindakan secara langsung oleh anggota Polri dan kemudian ada permasalahan yang terjadi di dalam TPS yang akan dilakukan tindakan apabila di minta diminta oleh KPPS, kalau tidak di minta, berarti polisi tidak bisa masuk ke dalam TPS. Oleh karena itu kita berikan gambaran, sehingga anggota yang bertugas di TPS bisa memahami dan bisa melakukan langkah-langkah ketika dia berada di TPS dalam rangka mengamankan pelaksanaan pemilu serentak di TPS, ” ujar mantan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Namrole ini.

Komentar