Taufan Pawe Mengumumkan Struktur Kepengurusan yang Akan Menghadirkan “Golkar Baru” di Sulawesi Selatan

KSI Makassar. Dalam rapat pembentukan struktur baru dalam kubuh DPD I Partai Golkar SulSel, Taufan Pawe  mengumumkan struktur kepengurusan

Hal ini berdasarkan Surat Keputusan dari DPP Nomor 378/DPP/Golkar/XI/2020 yang ditandatangani lansung Ketua Umum, Airlangga Hartarto dan Sekjen, Lodewick Freidrich Paulus pertanggal 19 November 2020, SK tersebut diterima Taufan Pawe, kemarin, Senin, 23 November 2020 di Jakarta.

Dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPD I Golkar Sulsel, Selasa, 24 November 2020, Taufan Pawe mengumumkan struktur kepengurusan yang disebut akan menghadirkan “Golkar Baru” di Sulawesi Selatan.

Karena kami ingin ubah paradigma yang ada. Olehnya itu sahabat saya dalam pengurus ini punya militansi dan memiliki semangat kegolkaran dalam menghadirkan Golkar Baru di SulSel,” ujar Taufan Pawe yang saat itu didampingi Sekretarisnya, Andi Marzuki Wadeng dan Wakil Ketua Bidang Kepemudaan, Rahman Pina.

Struktur kepengurusan Golkar Baru Sulawesi Selatan ini beranggotakan kurang lebih 175 orang, Taufan Pawe optimis “Golkar Baru” di SulSel dapat dihadirkan dengan semangat dan militansi kader.

Kami optimis akan menghadirkan Kemenangan dan kejayaan Golkar pada pilkada serentak 9 Desember 2020 di SulSel mendatang ini akan menjadi salah satu barometer hadirnya Golkar Baru di Sulsel.

“Saya bukan siapa-siapa dan tidak punya apa-apa, tapi jangan pernah meragukan semangat kegolkaran saya. Kondisi Golkar sekarang ini di SulSel, kita hanya sebatas penonton. Dari 24 kabupaten/kota hanya 10 yang menduduki kursi Ketua DPRD, selebihnya unsur pimpinan. Itulah yang kita cari, apa penyebabnya. Dengan hadirnya Golkar Baru di SulSel semangat sahabat-sahabat pengurus saya tidak perlu diragukan. Kita akan kembalikan kejayaan Golkar,” tegas Taufan Pawe. 

“Kalau di luar sana mengatakan partai A tanpa mahar, Golkar lebih-lebih tanpa syarat karena kita tempatkan kader sebagai subjek bukan objek. Kita berikan haknya kader jika mereka telah menunjukkan militansi. Jangan haknya kader diabaikan karena ada sosok tertentu yang kita dahulukan. Tidak boleh. Ini kata kunci,” jelas Taufan.

Evaluasi kinerja secara berkala yang akan didahului penandatanganan fakta integritas menjadi warna dalam kepengurusan Taufan Pawe dalam menghadirkan Golkar Baru di SulSel.

“Kami akan lakukan evaluasi kinerja kalau memang perlu kita plenokan dan kita lakukan revitalisasi. Kita juga akan butuhkan penandatanganan fakta integritas sebagai mekanisme kontrol,” ulas Ketua DPD 1 Golkar SulSel, Taufan Pawe. (Lally)

Komentar