oleh

Pembukaan Kegiatan Pencak Silat Perisai Diri di Dusun I Desa Fulolo Lalai Berjalan Baik dan Sukses

KabarSulselIndonesia (Nias – Gunungsitoli)

Babinsa Koramil 02/Gido Kodim 0213/ Nias, Serda lreneus Harefa hadiri undangan pembukaan kegiatan Silat Perisai Diri yang dilaksanakan di Dusun I Desa Fulolo Lalai Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Rabu (22/12/21).

Dalam pembukaan kegiatan pencak Silat Perisai Diri tersebut, ikut hadir;
1. Pengurus Silat Perisai Diri Kep. Nias.
2. Pengurus Silat Perisai Diri Kab. Nias.
3. Babinsa Koramil 02/Gido.
4. Kades Fulolo Lalai.
5. Ketua/anggota BPD Desa Fulolo Lalai. 6.Tokoh Pemuda dan para undangan lainnya.
Pada acara kegiatan Pembukaan Pencak Silat Perisai Diri di Dusun I Desa Fulolo Lalai, Kec. Hiliserangkai, Kabupaten Nias tersebut terlaksana baik, aman dan sukses.

Kemudian, Kepala Desa Fuloo Lalai, Ogamota Mendrofa dalam sambutanya, “Kami atas nama Pemdes Fulolo Lalai, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Pelaksanaan kegiatan Pembukaan Silat Perisai Diri yang dilaksanakan di Dusun I Desa Fulolo Lalai, kami menyambut baik dan mendukung, agar kegiatan seperti ini terus di lestarikan dan di kembangkan di setiap Desa, khususnya di Kabupaten Nias, dan pada umumnya di seluruh Kepulauan Nias”, ucapnya Kades.

“Kegiatan pelatihan Pencak Silat ini bertujuan untuk mempersatukan dan memperkokoh persatuan di tengah tengah masyarakat dan pemuda di seluruh daerah Kepulauan Nias dan tanpa membedakan Suku, Ras dan Agama, kita juga menyadari Pencak Silat tersebut termasuk bagian dari kebudayaan Nenek Moyang Kita Orang Nias, untuk itu, mari kita semua tetap bina dan melestarikan-nya”,katanya Kades Fulolo Lalai.

Kemudian, Babinsa Koramil 02/Gido Serda Ireneus Harefa dalam sambutannya menyampaikan, “Kehadiran Babinsa 02/Gido, Kodim 0213/Nias pada acara pembukaan Silat Perisai Diri di Dusun I Desa Fulolo Lalai, Kec. Hiliserangkai sebagai bentuk dukungan moral dan sekaligus untuk memberikan semangat kepada seluruh anggota peserta Silat Perisai Diri di Desa Fulolo Lalai.”

“Pertama tama di dalam berlatih Silat Perisai Diri (pencak silat) Saya menyarankan kepada seluruh peserta agar harus mengutamakan disiplin terutama dalam latihan dan mefokuskan konsentrasi, pikiran agar apa yang di ajarkan oleh Pelatih (Guru) dapat cepat di mengerti dan kuasai dengan mudah supaya dapat berguna untuk Nusa dan Bangsa,” ucapnya Serda Ireneus Harefa mengakhiri.

(Martaf)

Komentar

Berita Lainnya