oleh

Monitoring Rekapitulasi Tingkat PPK KPU Terjungkan Komisioner dan Staf Pilihan

KSI Kep. Selayar-SULSEL – Logistik kotak suara dari lima wilayah kecamatan kepulauan, tiba di gudang logistik, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, pada Senin (14/12) siang, bertepatan dengan berakhirnya rapat pleno terbuka perhitungan suara hasil pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati tingkat PPK.

Kegiatan rapat pleno sempat dihadiri oleh dua orang Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Selayar yang terdiri dari koordinator divisi sosialisasi, sumberdaya manusia, dan partisipasi masyarakat, Andi Nastuti, bersama koordinator divisi tekhnis, Andi Dewantara.

Monitoring dilakukan Koordinator Divisi Tekhnis, Andi Dewantara di Kecamatan Bontomanai.

Sementara di lokasi terpisah, Koordinator Divisi Sosialisasi, SDM dan Parmas, Andi Nastuti mengisi kegiatan monitoring di Kecamatan Buki dan Bontomate’ne yang masih sempat dihadiri oleh Koordinator Divisi Tekhnis tekhnis, Andi Dewantara beberapa saat setelah meninggalkan sekretariat PPK Bontomanai.

Koordinator Divisi Tekhnis, Andi Dewantara menjelaskan sesuai tahapan dan jadwal pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten yang direncanakan akan berlangsung pada  Kamis (17/12), maka adalah sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar, rapat pleno rekapitulasi tingkat PPK, harus dilaksanakan serentak, pada hari Sabtu (12/12) pagi, hingga Minggu (13/12) dini hari dengan menerjunkan Komisioner dan Staf Sekretariat pilihan untuk melakukan kegiatan monitoring di sebelas wilayah kecamatan daratan dan kepulauan.

Kegiatan monitoring Kecamatan Bontosikuyu dihadiri Koordinator Divisi Sosialisasi, SDM dan Parmas, Andi Nastuti yang didampingi Samsutin.

Sedangkan monitoring di Kecamatan Bontoharu dihadiri, Irma Rukmana Kadir.

 

Di Kecamatan Benteng, rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat PPK, menghadirkan Ashary Rahman dan Andi Ruslan.

Tantangan super berat harus dilewati oleh dua orang ‘pendekar’ wanita, Muliyanti dan Try Fitriani, yang harus menembus gelombang laut untuk bisa melakukan kegiatan monitoring dan menjangkau wilayah Kecamatan Pasimasunggu Timur dan Pasimarannu.

Hal serupa ikut dialami, Andi Usman bersama Ali Ansar, dan Chandra yang masing-masing mendapat pendelegasian untuk melakukan kegiatan monitoring di wilayah Kecamatan Takabonerate, Pasimasunggu dan Pasilambena.

“Hantaman badai gelombang pasang dan angin kencang yang tak kalah parah kembali harus dilintasi oleh rombongan dalam perjalanan kembali ke daratan ibukota Benteng dengan membawa serta logistik kotak surat suara via KM. Bunga Batari yang berhasil menambatkan tali di Pelabuhan Ferry, Pattumbukang, Desa Lowa, Kecamatan Bontosikuyu, pada¬† Senin (14/14) siang,” pungkas Dewantara, mengurai perjalanan giat monitoring jajaran komisioner dan staf KPU.

Penulis : Andi Fadly Dg. Biritta

Editor : Yen

Komentar

Berita Lainnya