Merah Putih Berkibar, Semangat Pemuda Membara di Banda Ely

Daerah427 views

Maluku Tenggara, Kabarsulsel-Indonesia.com | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, gelora nasionalisme tak hanya bergema di kota-kota besar.

Di jantung wilayah Ohoi Banda Ely, Kabupaten Maluku Tenggara, semangat itu justru menyala terang dari tangan-tangan muda yang menggerakkan denyut kehidupan desa dengan kreativitas dan semangat gotong royong.

Penjabat Kepala Ohoi Banda Ely, Sindang Salamun, tak menahan rasa bangga saat menyaksikan inisiatif yang digagas oleh Pemuda Banda Ely Suku 80.

Mereka bukan sekadar merancang perayaan, tapi menghidupkan kembali makna kemerdekaan lewat kerja nyata dan kebersamaan yang menyentuh akar budaya lokal.

“Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak muda kita. Mereka tidak hanya bergerak, tapi juga menggerakkan. Mereka tidak hanya merancang acara, tetapi menanamkan kembali semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” ujar Sindang Salamun dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat dan pemuda, Senin (4/8).

Pemerintah Ohoi pun memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 yang digelar dengan nuansa kemeriahan khas kampung: tarik tambang, panjat pinang, lomba makan kerupuk, gerak jalan indah, hingga cerdas cermat dan lomba baca puisi.

Yang paling ditunggu, lomba memperebutkan Piala Raja Banda Ely untuk siswa-siswa Sekolah Dasar, menjadi panggung awal bagi anak-anak mengenal arti nasionalisme sejak dini.

Puncaknya akan hadir dalam bentuk yang tak biasa: pengibaran bendera Merah Putih raksasa sepanjang 80 meter oleh pemuda-pemudi desa. Digelar di ruang publik terbuka, momen ini bukan hanya seremoni, melainkan sebuah pernyataan: bahwa Banda Ely berdiri tegak bersama Republik.

Tak hanya soal kemerdekaan, apa yang dilakukan oleh para pemuda juga memelihara identitas. Karnaval budaya yang turut digelar menjadi ruang merayakan kekayaan lokal.

Dari busana adat hingga tarian tradisional, semuanya menjadi narasi bersama bahwa kemerdekaan juga berarti merdeka menjaga warisan leluhur.

Semangat ini, menurut Pj Kepala Ohoi, adalah fondasi penting dalam pembangunan ke depan.

“Kami berharap sinergi ini terus tumbuh. Pemuda adalah tulang punggung kemajuan ohoi. Jika mereka kuat, desa akan berdaulat,” tegas Sindang Salamun.

Dengan semangat juang yang tumbuh dari akar rumput, Banda Ely membuktikan bahwa kemerdekaan bukan hanya milik masa lalu—ia terus diperjuangkan, dirayakan, dan diwariskan dalam kerja kolektif yang sederhana namun bermakna.

Komentar