Kurnia Zebua Sebut Desa Tuhegeo II Tak Cocok di Gunungsitoli

Nias392 views

KabarSulselIndonesia (Nias – Gunungsitoli)

Salah Seorang pejabat di Wilayah Kota Gunungsitoli Sontak Menilai Desa Tuhegeo II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli Sumatera Utara tidak Cocok Berada diwilayah Kota Gunungsitoli Seusai Melakukan kunjungan peninjauan di SDN 071077 Madolaoli, Minggu (28/11/2021).

Hal ini disampaikan, Kurnia Zebua Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli Saat Melakukan kunjungan Bersama tim di SDN 071077 Madolaoli yang Berada di Wilayah Desa Tuhegeo II pada hari yang lalu.

Kunjungan itu, Saat Mendapatkan kabar Bahwa ada Oknum guru Berstatus ASN yang Kurang aktif Untuk Melakukan tanggung jawab dalam Proses Mengajar.

Diperjalanan, pihak Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli merasa kaget dan heran karena Wilayah tersebut Belum pernah tersentuh Pembangunan dan terbukti Medan jalannya Masih Berjalan lumpur dan Sangat Susah.

“Medannya Memang Sangat Susah, tidak cocok Sebenarnya di Kota gunungsitoli,“ Ungkap Kurnia Zebua Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli.

Dijelaskannya, Saat Berkunjung kendaraan roda dua tak bisa Masuk di lokasi itu apalagi roda empat dan terpaksa ditinggal ditengah hutan (Kebun karet).

“Saat itu kendaraan, kami tinggalkan diujung Batu Onderlakh. Setelah itu, tak ada lagi Batunya, Betul Betul dengan tanah,“ Sebutnya.

Tapi Sayangnya, Kurnia Zebua Menyebutkan Desa Tuhegeo II itu tidak layak Berada Wilayah kota Gunungsitoli tanpa ada alasan yang pasti dan tidak Bertanggungjawab.

“Saya Minta pernyataan itu tidak dimuat, Saya tidak setuju dimuat hal tersebut karena topik pembicaraan kita kemarin tentang pendidikan Bukan Masalah Wilayah Kota Gunungsitoli,“ Cetusnya.

Sedangkan, Masyarakat Setempat (Yamoni Laoly) Menanggapi Bahwa jika pernyataan pihak Dinas pendidikan Kota Gunungsitoli itu Benar Maka dia juga harus tau Cocoknya Desa Tuhegeo II Berada dimana,?!

“Sebenarnya, kami Memang Merasa tidak cocok disebut Warga kota Gunungsitoli karena kami orang pedalaman. Apalagi, kami Sudah jauh tertinggal dibandingkan dengan Desa Desa yang lain, “ Ungkap Salah Seorang Warga.

Dikatakannya, Bahwa Sejak Merdeka Indonesia Republik Indonesia Belum pernah tersentuh Pembangunan dari APBD Selain pembangunan yang Bersumber dari Dana Desa.

Selain infrastruktur Pembangunan, aliran listrik juga Belum Masuk Sehingga gelap gulita jika Matahari terbenam, apalagi akses jaringan internet kurang stabil.

“Kami Warga Sangat Mengharapkan Bantuan dari pemerintah Kota Gunungsitoli dan Pemerintah pusat Serta Pemerintah Provinsi untuk Memperhatikan. Jika hanya Mengharapkan Bantuan dari Dana Desa Maka yakin Bahwa Pembangunan di Desa tuhegeo II tidak akan Cepat terealisasi,“ Tegasnya Yamoni Laoly.

(Korwil Kep.Nias-Martaf)

Komentar