Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Keberhasilan visi pembangunan kesehatan Kabupaten Fakfak hingga 2029 sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan di lapangan.
Tanpa layanan yang optimal, target pembangunan yang dirancang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Fakfak Membara 2025–2029 dinilai sulit tercapai.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Fakfak, Abdul Razak I. Rengen, saat memaparkan strategi perencanaan pembangunan kesehatan daerah dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak 2025.
Menurut Abdul Razak, indikator-indikator utama RPJMD hanya dapat diwujudkan jika pelayanan kesehatan dijalankan secara profesional, konsisten, dan berorientasi pada martabat masyarakat.
“Seluruh fasilitas kesehatan wajib memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan gratis, tetapi juga dilayani dengan baik, cepat, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Fakfak menargetkan sejumlah capaian krusial di sektor kesehatan, di antaranya penurunan prevalensi stunting hingga 13,1 persen pada 2029, penurunan angka kematian ibu, serta peningkatan usia harapan hidup masyarakat.
Abdul Razak juga menyoroti pentingnya konsistensi kebijakan pengobatan gratis, termasuk penyediaan makanan pendamping bagi pasien, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan di seluruh fasilitas kesehatan.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, RPJMD Fakfak Membara—yang mengusung semangat Membangun Bersama Rakyat—mendorong penguatan sistem kesehatan daerah yang merata dan berkeadilan. Strategi ini mencakup peningkatan kapasitas sarana dan prasarana kesehatan, serta penguatan profesionalisme tenaga medis dan paramedis.
Ia menambahkan, sektor kesehatan memiliki peran strategis karena menjadi bagian dari Indeks Kinerja Daerah (IKD) dan Indeks Kinerja Kunci (IKK), yang secara langsung berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat Fakfak.
Melalui Rakerkesda 2025, Abdul Razak berharap seluruh pemangku kepentingan di sektor kesehatan memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan program dan target RPJMD.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Fakfak,” katanya.







Komentar