Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) telah melaksanakan pemusnahan logistik berupa surat suara yang mengalami kerusakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Acara ini berlangsung di halaman Gedung Logistik KPU Malra, Gedung Serbaguna Langgur, pada Selasa (26/11/2024).
Pemusnahan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Malra, Basuki Rahmat Oat, dan disaksikan oleh Ketua Bawaslu Malra, Penjabat Sekda Malra, serta pimpinan Forkopimda Malra.
Proses ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting lainnya sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Ketua KPU Malra menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sesuai dengan amanat Keputusan KPU Nomor 1369 Tahun 2024 dan Keputusan KPU Nomor 1519 Tahun 2024 tentang pedoman teknis tata kelola logistik pemilihan kepala daerah.
Regulasi tersebut menginstruksikan KPU kabupaten/kota untuk memusnahkan logistik pemilu yang rusak atau tidak layak pakai, termasuk surat suara dan formulir lainnya.
“Pemusnahan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran dan kredibilitas penyelenggaraan Pilkada 2024. Semua proses dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Basuki.
Adapun logistik yang dimusnahkan meliputi 90 lembar surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku serta 108 lembar surat suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara.
Surat suara ini dinyatakan tidak layak digunakan setelah melalui proses pemeriksaan dan validasi ketat.
Proses pemusnahan dilakukan dengan membakar surat suara tersebut di lokasi acara. Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan pemilu berjalan tanpa hambatan dan sesuai prinsip transparansi.
“Dengan pemusnahan ini, kami memastikan tidak ada logistik rusak yang akan mengganggu proses pemilu. Kami berkomitmen menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pilkada,” tambah Basuki.
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang hadir, termasuk Bawaslu Malra dan Forkopimda, sebagai bukti komitmen KPU Malra dalam menjamin kualitas logistik pemilu.








Komentar