oleh

Kepsek SMP Negeri 3 Bawolato Jarang Masuk Kantor

KabarSulselIndonesia (Nias – Sumatera Utara)

Berdasarkan beberapa informasi di kalangan masyarakat Desa Siofabanua Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias Provinsi Sumatra Utara, bahwa Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Bawolato yang beralamat di Dusun I (Satu) Desa Siofabanua Kecamatan Bawolato jarang masuk kantor baru – baru ini.

Singkat cerita bahwa kepemimpinan Elisabeth Bali yang juga selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Bawolato ini sangat disayangkan oleh tokoh masyarakat Desa Siofabanua atas penetapan dari Pemerintah Kabupaten Nias sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) di SMP Negeri 3 Bawolato.

Dimana dianya yang menjadi pimpinan sekolah itu adalah orang pertama yang dijadikan panutan bagi tenaga Guru Pengajar, baik yang sudah Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga Guru Tidak Tetap (GTT).

Namun ini hanya sebuah khayalan bagi masyarakat Desa Siofabanua atau pegawai tenaga didik kalau Kepala Sekolah (Kepsek) di SMP Negeri 3 Bawolato ini adalah orang pemalas hanya tau menerima gaji setiap bulan saja.

Hal ini terungkap saat Wartawan Media Kabar Sulsel Indonesia (KSI) menjumpai salah satu Tokoh masyarakat Desa Siofabanua di Kantin berdampingan dengan Sekolah SMP Negeri 3 Bawolato, Selasa (16/11/2021).

Beliau menerangkan, bahwa memang benar informasi yang menjadi perbincangan dikalangan Masyarakat Desa Siofabanua saat ini, kalau Kepala Sekolah SMP 3 Bawolato jarang masuk kantor beberapa bulan ini, kita tidak tahu alasannya apa dan bagaimana.

Diceritakan tokoh itu yang berinisial SL, “Bahwa tenaga pengajar pun sangat mengeluh dan kecewa dengan Kepala Sekolah Elisabeth Bali, dimana tempat tinggal Kepsek itu tidak jauh sebenarnya dari Sekolah SMP Negeri 3 Bawolato hanya berkisar 500 meter, tetapi sangat disayangkan ketika jadi pemalas dan hanya tahu gajinya per bulan saja,” ucapnya Kecewa.

Dijelaskan SL lagi, beberapa Guru pengajar bercerita dan mengeluh, ketika ada pengawas baik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nias maupun dari Kecamatan Bawolato, mereka sangat malu kalau ada tamu terhormat itu datang ke SMP Negeri 3 Bawolato dimana Kepala Sekolah tidak berada dikantor melainkan dirumah.

Hal senada juga disampaikan oleh masyarakat setempat yang tidak jauh tempat tinggalnya dari SMP Negeri 3 Bawolato, yang tidak mau disebutkan namanya dalam pemberitaan ini, membenarkan “Bahwa Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Bawolato Elisabeth Bali jarang masuk Kantor, sehingga SMP Negeri 3 yang berada di Desa Siofabanua saat ini sudah mulai tidak berkualitas dan tidak berbobot dimana siswa atau siswi yang hanya meluangkan waktunya bermain-main bukan belajar,” terangnya.

Ditambahkan tokoh itu, kalau pimpinan sekolah ini aktif dan tidak jadi pemalas, maka dipastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bermutu dan juga siswa siswi yang berkualitas. (Korwil Kep. Nias-Martaf)

Komentar

Berita Lainnya