oleh

Kata Ketua Panitia Pesparani Maluku Ahmad Yani Renuat: “Mari kita tunjukan Kota Tual, Kota Beradat & Kota Toleransi Terbaik di Indonesia”,

Tual, Kabarsulsel-indonesia.com – Hari ini lima kontingen telah tiba di kota Tual,Kota Beradat,maka tentunya sebelum kita lakukan penjemputan kita sudah lakukan persiapan-persiapan yang lebih matang dalam rangka penjemputan antara lain,tari-tarian bahkan juga kita harus melakukan koordinasi dengan para raja raja untuk turut serta memberikan pernyetaan keberkahan kepada seluruh kontingen agar terhindar dari segala macam bahaya, mereka selalu dilindungi oleh Tuhan yang Maha Kuasa bahkan juga lleluhur tanah Kei juga menolak segala macam penyakit dari kontingen kontingen yang sudah hadir di kota Tual dan tentunya kami juga menyerukan kepada seluruh warga masyarakat Kota Tual untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen pesparani
“Himbaunya”

Kita sebagai tuan rumah itu harus kita tunjukan yang terbaik bahwa kita adalah Kota tolerasi terbaik di Indonesia, dan bukan Cuma karna ada acara acara formalitas belaka tetapi dapat kita wujudnyatakan didalam sikap dan interaksi sosial baik dari individu maupun antar kelompok.
Karna semua kita sudah siapkan baik konsumsi jadi semuanya sudah berbagi tugas masing masing bahkan juga SKPD, jadi semua sudah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk siap melayani masing-masing kontingen dan ini tentunya sudah diatur secara baik,

Sehingga tidak ada permasalahan,karna Kami juga sudah menyampaikan kontak person kepada setiap Kabupaten/Kota sekiranya ada kebutuhan kebutuhan yang sangat diperlukan dalam rangka melayani para kontingen,agar segera mereka menghubungi kontak person.

Renuat menjelaskan bahwa terkait dengan akomodasi dan tempat tinggal untuk peserta kontingen ini bahwa kita harus tunjukan bahwa kita adalah Kota toleransi di Indonesia,olehnya itu kami telah melibatkan saudara saudara muslim untuk turut serta menyediakan rumah untuk ditempati oleh basudara kita yang berasal dari luar,bahkan juga ada warga-warga kita baik juga islam maupun Protestan di beberapa kampung itu seperti di Taar juga siap untuk menerima dan melayani semua peserta kontingen Pesparani jadi notabennya adalah agama Katolik. Jadi, semuanya sudah kita siapkan dan kapasitas dan kualitas rumah rumah yang disediakan tentunya sudah kami perhatikan air serta juga penerangan listrik bahkan juga tempat tidur yang layak bagi mereka sehingga semua ini dapat terpenuhi dengan baik.
“Terangnya”

Sekda kota Tual selaku ketua panitia Pesparani mengaku bahwa untuk lokasi kegiatan lomba Pesparani berada pada beberapa titik di dalam dan juga di luar Kota antara lain di Gereja St.Fransiskus Xaverius Tual, kemudian di Gereja watran bahkan juga di Ngadi,sedangkan untuk tribun utama itu kita sudah datangkan rijin kemudian video tron yang kita sudah datangkan dari China dan barangnya sudah ada,jadi tentunya kami tetap melakukan yang paling terbaik,karna kami kemarin mengikuti acara MTQ tingkat Provinsi Maluku di Saumlaki itu kami melihat bahwa pelaksanaan MTQ di saumlaki itu sangat meriah, jadi tentunya kami kota Tual maju prinsip bahwa kita harus tunjukan dan harus lebih meriah dari pada pelaksanaan MTQ di KKT sehingga di malam ini kami tetap tegar dan semangat untuk penjemputan semua kontingen Pesparani. “Semangat Renuat”

Lebih lanjut Renuat berharap agar adanya keterlibatan dari seluruh komponen bahkan juga seluruh warga masyarakat Kota Tual bukan Cuma panitia tetapi juga seluruh komponen masyarakat Kota Tual,bahkan juga turut serta tokoh agama-agama yang ada di Kota Tual dan harus mampu kita tunjukan yang terbaik untuk mewujudkan Kota Tual sebagai Kota yang beriman.
“Ujar Renuat”

Maka tentunya ini menjadi tujuan dalam jangka menengah untuk pembangunan daerah kita, sehingga bagaimanapun kita harus tunjukan bahwa upaya untuk mewujudkan Visi/Misi Kota Tual sebagai Kota yang beriman itu harus ada pada kehadiran kotingen-kontingen, dan kita melakukan pelayanan yang paling terbaik kepada mereka. “Tandasnya”

(KSI_tl02)

Komentar

Berita Lainnya