oleh

Gelar Operasi Cipta Kondisi, Polres Ketapang Berhasil Mengamankan 45 Unit Sepeda Motor

KSI Kalbar – Kapolres Ketapang bergerak cepat, setelah menerima laporan dan dengan adanya CCTV di Jalan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat langsung menggelar Kegiatan Cipta Kondisi dengan sasaran balapan liar di seputaran Jalan Kota Ketapang.

Hasil penindakan 45 unit sepeda motor terjaring berikut 59 orang yang diduga terlibat aksi kebut-kebutan serta balapan liar di Jalan Raya.

Operasi Cipta Kondisi digelar oleh Satuan Lalu Lintas bersama Satuan Sabhara Polres Ketapang dengan melibatkan 28 personil yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Aditya, S.I.K., Sabtu (8/2/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

“Kegiatan Cipta Kondisi membubarkan aksi kebut kebutan dan balapan liar di jalan raya dilaksanakan Polres Ketapang sebagai bentuk upaya Polres dalam menciptakan suasana keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran di jalan raya juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat pengguna jalan raya,” tutur Kabag Ops Kompol Aditya. SIK.

Serta mendisiplinkan warga masyarakat yang berkerumun saat menyaksikan/mengikuti aksi kebut kebutan dalam mematuhi Protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Adapun area jalan yang dilaksanakan penertiban adalah jalur Jalan Merdeka jalur Jembatan Pawan 5, dan jalur Jalan R Suprapto yang memang sering dijadikan arena ajang kebut kebutan oleh para pelaku balapan liar.

Untuk kendaraan yang terjaring, akan dilakukan pendataan serta dilakukan tilang terhadap kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan serta menggunakan knalpot blong. Kepada para pelaku balapan liar ini akan diberikan pembinaan serta akan diserahkan kepada orang tua masing masing.

Pada kesempatan terpisah Mustaan,S.Pd,M.Pd
Kasi Fasopolmas dan Pengmastrada Kesbangpol Ketapang menyapaikan
kepada wartawan KSI, kita mendukung sepenuhnya yang dilakukan pihak kepolisian dalam penertiban pembalap liar. Karena itu sudah melanggar aturan UU Lalu Lintas dan mengganggu ketertiban umum serta meresahkan masyarakat.

“Selain itu sangat rawan terjadinya kecelakaan bagi si pengendara motor liar itu sendiri dan masyarakat. Selain itu juga terkadang adanya unsur negatif dalam balap liar tersebut seperti pertaruhan dan permainan sex serta bisa saja minuman keras dan Narkoba. Dengan cara mereka mengadakan pertaruhan.” Tegas Mustaan.

Reporter  : Agt 

Editor       : Noval Verdian

Komentar

Berita Lainnya