oleh

Camat Somambawa Desak Kades Desa Sifitubanua Atas Penyerahan Pelaporan LPJ-ADD Tahun Anggaran 2020

KabarSulselIndonesia (Nias Selatan)

Diduga kuat bahwa keterlambatan penyerahan LPJ-ADD Tahun Anggaran 2020 di Desa Sifitubanua Kecamatan Somambawa, adanya penggunaan dana Desa yang tidak sesuai APBDES untuk dijadikan bahan memperkaya diri oleh oknum Pemerintah Desa Sifitubanua Kecamatan Somambawa.

Berdasarkan hasil konfirmasi Media Kabar Sulsel Indonesia terhadap Camat Somambawa Fatizamuala Telaumbanua, SH Kabupaten Nias Selatan tentang penyerahan pelaporan LPJ-DD Tahun Anggaran 2020 di Desa Sifitubanua Kecamatan Somambawa pada Jum’at (27/11/21) saat di jumpai Wartawan diruang kerjanya di Kantor Camat Somambawa yang berlokasi di Desa Bawanauru Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Fatizamuala Telaumbanua, SH yang merupakan Camat Somambawa menyampaikan, rasa terimakasihnya kepada Media yang telah menyampaikan permasalahan ketidak diserahkannya LPJ-ADD Tahun Anggaran 2020 oleh Kades Sifitubanua, dalam hal ini Polianus Laia, S.Pd itu benar, karena bulan yang lalu tepatnya bulan September Tahun 2020 beberapa tokoh dari Desa Sifitubanua mendatangi Kantor Camat melakukan audiensi, dan saya sendiri yang memfasilitasinya.

Namun dalam pertemuan saat audiensi beberapa tokoh dari Desa Sifitubanua saya menjelaskan bahwa karena adanya beberapa informasi dari masyarakat Desa Sifitubanua maka pada bulan Mei silam, telah saya lakukan monitoring di Desa Sifitubanua Kecamatan Somambawa dalam penggunaan ADD Tahun 2020 namun pada saat itu Kepala Desa Sifitubanua tidak bisa menunjukkan kepada kami realisasi LPJ – ADD apa saja program Desa yang terlaksana yang sudah tercantum dalam APBDES 2020.

Namun pada saat itu Kades Desa Sifitubanua Polianus Laia tidak bisa menunjukkan kepada kami realisasi LPJ-ADD 2020, maka saat itu pihaknya dari Kantor Camat membuat berita acara supaya LPJ-ADD 2020 itu diserahkan secepatnya, namun sangat disayangkan sampai sekarang tepatnya bulan November belum diserahkannya.

Dijelaskan Fatizamuala Telaumbanua, menyangkut kecurigaan tentang penggunaan dana Desa yang diduga kuat disunat oleh Kades Polianus Laia, saya masih belum bisa mengambil kesimpulan kebenarannya yang akurat, karena belum ada barang atau dokumen yang sampai ditangan saya berupa LPJ-ADD Tahun Anggaran 2020.

Dilanjutkan Fatizamuala Telaumbanua, “Menyangkut tidak diserahkannya LPJ-ADD 2020 oleh saudara Polianus Laia, saya harapkan kepada Awak Media khususnya Media KabarSulselIndonesia.com supaya melakukan peliputan terhadap pihak Kades Sifitubanua ada apa dengan LPJ-ADD 2020 tersebut. Dikarenakan pada bulan Juni atau Juli kalau tidak salah pihak kami dari Kantor Camat Somambawa telah melayangkan surat 1 (pertama) tentang permintaan penyerahan LPJ-ADD Tahun Anggaran 2020, akan tetapi sampai sekarang tidak dihiraukan oleh saudara Kades Desa Sifitubanua Polianus Laia,” kesal Fatizamuala.

Diterangkannya bahwa, “Dalam waktu dekat ini juga pihaknya dari Kantor Camat Somambawa Kabupaten Nias Selatan melayangkan surat ke 2 dan ke 3 misalkan Kades Polianus Laia juga tidak menghiraukan maka ada sanksinya atau teguran sesuai aturan dalam Per Mendagri Nomor 11. Nah, sekarang pihak camat mengumpulkan dokumen-dokumen tentang Anggaran APBDES di Desa Sifitubanua karena tujuan kita bukan mencari masalah melainkan mencari solusi bagaimana Desa se-Kecamatan Somambawa itu berhasil dalam mengembangkan dan membangun Desanya,” tegas Camat mengkhiri. (korwil Kep.Nias – Martaf)

Komentar

Berita Lainnya