Puskesmas Warpah Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Distrik Kayauni Mulai Bergerak

Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Puskesmas Warpah di Distrik Kayauni, Kabupaten Fakfak, akhirnya resmi beroperasi dan mulai melayani masyarakat sejak Senin, 26 Januari 2026. Beroperasinya fasilitas layanan kesehatan dasar ini menjadi penanda penting penguatan akses kesehatan di wilayah distrik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dr. Maulana K. Patiran, mengatakan operasional Puskesmas Warpah merupakan hasil tahapan lanjutan setelah pembangunan fisik rampung pada Desember 2025.

“Setelah pekerjaan konstruksi diselesaikan oleh pihak penyedia, Dinas Kesehatan langsung menyiapkan seluruh perangkat pendukung, baik sistem pelayanan, administrasi, hingga kesiapan sumber daya manusia,” ujar Maulana saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Selasa malam, 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan, kesiapan operasional dilakukan secara menyeluruh agar pelayanan kesehatan dapat berjalan efektif sejak hari pertama. Menurutnya, standar layanan menjadi perhatian utama agar masyarakat Distrik Kayauni mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan bermutu.

Aktivitas perdana layanan Kesehatan di Puskesmas Warpah Distrik Kayauni Fakfak | Foto Istimewah

Maulana menegaskan, beroperasinya Puskesmas Warpah tidak hanya sekadar membuka layanan baru, tetapi juga menjadi wujud nyata pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP dan Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T.

“Ini adalah bagian dari komitmen Bupati dan Wakil Bupati Fakfak dalam memperluas akses pelayanan dasar bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah distrik. Puskesmas Warpah menjadi bukti bahwa visi dan misi kepala daerah diterjemahkan secara konkret dalam program pembangunan kesehatan,” kata Maulana.

Selain Puskesmas Warpah, Dinas Kesehatan Fakfak juga tengah memfinalisasi kesiapan sejumlah puskesmas lainnya. Menurut Maulana, Puskesmas Mbaham Dandara, Wartutin, dan Krabelang ditargetkan mulai beroperasi pada awal Februari 2026.

Ia mengungkapkan, salah satu kendala yang sempat dihadapi pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan, adalah persoalan hak ulayat di lokasi Puskesmas Mbaham Dandara. Namun persoalan tersebut kini telah diselesaikan.

“Dengan selesainya persoalan hak ulayat, kami optimistis tiga puskesmas lainnya segera beroperasi dalam waktu dekat,” ujarnya.

Maulana berharap, beroperasinya puskesmas-puskesmas baru ini dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Fakfak sekaligus mengurangi kesenjangan akses layanan medis antarwilayah.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan seluruh masyarakat Fakfak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar yang layak tanpa harus menempuh jarak yang jauh,” kata dia.

Komentar