Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Danpomdam XV/Patimura, Kolonel Cpm M.Choirun, S.E., M.Hum., Han., menegaskan bahwa pihaknya akan mendisiplinkan prajurit yang melanggar aturan.
“Kami tidak mencari kesalahan, tapi kami akan menekan semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya pelanggaran di lapangan,” ujarnya kepada wartawan usai memimpin Upacara Gaktib di Makodam XV/Pattimura Ambon Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, Hal ini merupakan perintah dari Panglima untuk memastikan bahwa prajurit TNI bertindak profesional dan sesuai dengan aturan.
Choirun menjelaskan bahwa pelaksanaan penertiban akan dilakukan secara profesional dan edukatif, dengan sinergi antara TNI, kepolisian, dan aparat penegak hukum lainnya.
“Kami ingin menjadi profesional dalam melaksanakan tugas dan menekan masalah pelanggaran,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Dalam pelaksanaan penertiban, Choirun menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami akan melaksanakan kegiatan pendahuluan untuk mensosialisasikan aturan dan mencegah terjadinya arogansi,” ujarnya.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan dan peraturan.
Apabila terjadi arogansi, Choirun menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami tidak pilih-pilih, kalau ada pelanggaran, akan ditindak,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa tindakan akan diambil secara proporsional dan sesuai dengan tingkat kesalahan.
Choirun juga menjelaskan bahwa setiap kegiatan akan dievaluasi oleh Panglima untuk menilai efektivitas penertiban dan memberikan penekanan pada anggota yang melanggar.
“Bila pelanggaran tinggi, akan berdampak pada pimpinan atas atau Komandan setempat, sehingga akan memberikan sanksi pada anggotanya,” katanya.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan profesionalisme prajurit TNI.
(M.N)








Komentar