oleh

Sedang Mencari Sesuap Nasi Dua Warga Sandai tertimbun di Tambang PETI

KSI | Ketapang – Dengan situasi dan kondisi di saat covid 19 melanda di seluruh dunia yang berlangsung tahunan sehinga sebagian masyarakat mengalami susah mendapatkan pekerjaan terutama pihak swuasta yang perkerjaan bisa mencukupi kebutuhan hari- hari saja sehinga masyarakat mencoba mencari arternatif lain sekedar untuk mencukupi kebutuhan hidupnya . Bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah merasakan dampak nya dalam kondisi covid 19 ini sebagian masyarakat Kebupaten Ketapang propinsi Kalimantan Barat kecamatan Sandai mencoba menopang hidup di pertambangan salah satunya pertambahan peti. Mesti harus bertarung nyawa mereka harus menjalankanya demi untuk kelasungan hidup.

Malang tak dapat di tolak mujur tak dapat di rahih melalui Uti Syaharban PJ Kepala Desa Randau Jungkal menyapaikan saya mewakili dari masyarakat Desa Randau Jungkal mengucapkan bela sungkawa sedalam dalamnya kepada keluarga korban yang mengalami musibah ini semoga pahlawan keluarga meninggal dalam Hustul kotimah dan keluarga yang ditingalkanya tabah untuk menghadapinya.

Uti Syaharban menyapaikan ada Dua warga meninggal dunia.akibat tertimbun tanah longsor di lokasi Peti di lokasi Robin di Sayan Desa Riam Dadap. kecamatan hulu sungai.

dua warga saya yang Meningal adalah
Usman 35 th dan .topik 30th keduanya adalah warga Desa Randau Jungkal Kecamatan Sandai.Kabupaten Ketapang propinsi Kalimantan Barat.

syaharban juga menyapaikan warga saya seperti paka Almarhum Topik 30 th meninggalkan satu orang anak dan satu orang istri sementara Usman Umar 35 th meninggalkan Tiga orang anak dan satu orang istri pak PJ juga menyapaikan kedua warga saya memeiki kepribadian yang baik dan bertanggung jawab ke pada keluarganya.namun tuhan berkehendak lain,
PJ syaharban Desa Randau Jungkal juga menyapaikan semoga keluarga yang di tinggalkan bisa di bantu oleh pihak pihak Desa karena anak yang di tinggal kan almarhum masih mengharapkan kasih sayang orang tua.(Sukardi)

Komentar

Berita Lainnya