Ambon, Kabarsulsel-Indonesia.com | 7 September 2024 — Gereja Protestan Maluku (GPM) kemarin tanggal 6 September 2024 merayakan hari jadinya yang ke-89 dengan penuh semangat kebersamaan dan kegembiraan di tengah beragam tantangan. Perayaan ini menjadi momen penting bagi jemaat GPM untuk merefleksikan perjalanan panjang dalam melayani, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan iman.
Seluruh jemaat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang menggugah semangat dan kegembiraan, seperti lomba makan kerupuk, lomba baca Alkitab, hingga lomba paduan suara. Kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga mengingatkan pada indahnya kebersamaan di tengah keragaman.
Di Langgur, Maluku Tenggara, kegiatan Gerak Jalan dan Jalan Sehat yang diikuti oleh ratusan anggota jemaat dan berbagai denominasi turut memeriahkan perayaan ini. Acara ini diselenggarakan oleh AMGPM Cabang Gloria Daerah Kota Tual dan Maluku Tenggara. Selain sebagai sarana olahraga, kegiatan ini menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan toleransi di tengah perbedaan.
Ketua Majelis Jemaat GPM Anugerah, Pdt. G.H. Anakota, yang segera akan bertugas di jemaat lain di Klasis Lease, menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan toleransi dalam perjalanan hidup. Hal yang sama disampaikan oleh Thom Efruan, Ketua Unit Jemaat GPM Anugerah, yang menegaskan bahwa dalam perbedaan, kita tetap bersatu untuk mencapai tujuan bersama.
GPM telah menjadi simbol persatuan di tengah keragaman selama 89 tahun pelayanannya. Di tengah tantangan global seperti pandemi, konflik sosial, dan perubahan iklim, nilai kebersamaan yang dihidupkan oleh GPM menjadi sangat berharga.
Merayakan hari jadi ke-89 ini bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga mempersiapkan masa depan. GPM berkomitmen untuk terus maju, membuka diri terhadap perubahan zaman, dan menjawab tantangan masa kini dengan bijaksana. Jemaat diajak untuk terus menguatkan iman, mempererat persaudaraan, dan menjadi terang bagi sesama.
Semangat kebersamaan dan kasih yang dihidupkan selama ini menjadi panduan untuk melangkah ke masa depan yang lebih cerah. GPM mengajak semua pihak untuk menjaga nilai-nilai ini agar tetap hidup, baik di dalam gereja maupun di masyarakat luas, demi membangun komunitas yang lebih kuat, inklusif, dan penuh kasih.
Oleh: Bruri Tumiwa
(Wakil Sekertaris Majelis Jemaat GPM Anugerah Klasis P.P. Kei Kecil dan Kota Tual)








Komentar