Gema Budaya Islami Season II: Abas Rumadan Ajak Pemuda Ambon Lestarikan Warisan Seni Religius

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.com. Ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Ambon, Abas Rumadan, mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan seni budaya Islam melalui kegiatan Gema Budaya Islami Season II. Acara ini digelar di Gedung Azhari Al-Fatah Ambon, Senin (20/4/2026), yang sekaligus dirangkaikan dengan Halal Bihalal serta penyerahan golden ticket dan piagam penghargaan bagi peserta audisi tingkat kecamatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong pengembangan seni bernuansa religius di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Abas Rumadan menyampaikan rasa syukur atas antusiasme yang luar biasa. Selama dua hari audisi di Ambon Plaza, tercatat sebanyak 114 peserta dari Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe turut berpartisipasi.

“Anak-anak yang ikut menunjukkan semangat luar biasa. Bahkan saat tidak lolos, mereka tetap menunjukkan kecintaan terhadap budaya ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan ruang kreativitas,” ujar Abas.

-Perluas Wilayah & Hadirkan Kategori Baru

LASQI Ambon berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan. Rencananya, pertengahan tahun 2026 akan digelar audisi di wilayah lain seperti Teluk Ambon dan Leitimur Selatan, sebelum puncak acara festival tingkat kota yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon.

Menariknya, festival mendatang akan menghadirkan kategori khusus bagi ibu-ibu pengajian. Total hadiah yang diperebutkan pun mencapai Rp20 juta sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

-Sejalan dengan Visi “City of Music”

Pemerintah Kota Ambon juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Kegiatan dinilai sangat positif dalam menjaga toleransi dan memperkuat nilai-nilai budaya di tengah masyarakat yang majemuk.

Hal ini juga sejalan dengan visi Ambon sebagai “City of Music”, di mana musik bernuansa Islami merupakan aset berharga yang wajib dilestarikan.

Melalui wadah ini, diharapkan lahir talenta-talenta baru yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi benteng dalam menjaga identitas budaya dan nilai keagamaan di Kota Ambon.

(M.N)

Komentar