Ketapang Kabar Sulsel Indonesia.com – Ditemukan sebuah paket pekerjaan Oleh DPC LAKI Ketapang Asri Ruslan selaku Ketua DPC Kalau kita lihat habis masa pemeliharaan selesai sudah pekerjaan sudah hancur dan berlobang- lobang artinya apa secara teknis mutu dan kualitas pekerjaan tidak sesuai
Diduga CV.JELAI KURI SERANTAU mengurangi volume dari bistik yang ada sehingga merusak Proyek yang ada di dusun segagap desa Tayap kecamatan nanga Tayap Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat
Nomor :P/944/KPA-APBD.P/PERKIM LH-B602/IX/2025
mulai kerja 09 September 2025
Judul pekerjaan pembangunan Jalan lingkungan permukiman
Dusun Segagap,Desa Nanga Tayap kec Nanga Tayap
Dengan sumber dana senilai Rp.143.875,000.00 (Seratus Empat puluh tiga juta delapan ratus Tujuh puluh lima ribu Rupiah )
Dengan pelaksana CV.JELAI KURI SERANTAU alamat. CV. Jalan Arif rahman hakim no. 03
sebuah Paket Pekerjaan Jalan Lingkungan di dusun segagap desa tayap, Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.
Proyek konstruksi jalan shand sheet asphalt ini ditemukan tim KabarSulSel Indonesia.com dan ketua DPC laki asri Ruslan pada hari Minggu tanggal 04 januari 2026 dalam keadaan dan diperkirakan baru selesai dikerjakan oleh pelaksananya, namun dari hasil pantauan serta investigasi dilapangan bahwa shand sheet asphalt yang dimaksud kuat diduga hasilnya sangat tidak efisien dan efektif, terlihat jelas di sisi kiri kanan badan jalan sangat belobang bahkan diantaranya sudah ada yang terkelupas ini menandakan bahwa sang sipemilik anggaran lemah kontrol (pengawasan) terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.
Padahal salah satu kelebihan utama dari penggunaan shandsheet asphalt adalah kemampuannya untuk meningkatkan kekuatan jalan dengan penambahan lapisan asphalt yang merata, jalan akan lebih tahan terhadap beban kendaraan yang melintasinya dan tahan keadaan cuaca eksternal seperti hujan dan panas sedangkan yang terlihat jelas dilokasi shand sheet asphalt dijalan yang baru selesai dikerjakan itu sangat tidak bermutu alias tak memiliki lapisan asphalt yang kokoh dan padat.
Dilokasi Proyek saat bertemu dengan masyarakat yang melintasi jalan tersebut dan bahkan ada juga beberapa warga sekitar yang penasaran dengan shand sheet asphalt baru ini mereka sengaja menginjak-injak asphaltnya bahkan yang terlihat jelas jalannya berlobang lobang bukan kokoh serta padat
Hingga berita ini diterbitkan terkait permasalahan shand sheet asphalt berlubang serta terkelupas itu padahal baru selesai itu, baik Dinas yang terkait maupun Kontraktor Pelaksananya sampai sejauh ini belum dapat dihubungi KabarSulSel Indonesia.com namun Penelusuran masih terus berlanjut.
Sukardi








Komentar