Di Depan Ketua DPRD Se-Indonesia, Benhur Watubun Tegaskan Pengawasan Bukan Cuma Lihat Laporan di Kertas

Kabarsulsel-Indonesia.com. MAGELANG.  Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menjadi salah satu pembicara kunci dalam acara ramah tamah Retret Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI ini berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Lembah Tidar, 15–19 April 2026.

Dalam sambutannya, Benhur menekankan satu hal krusial: peran DPRD tidak boleh berhenti pada administrasi semata. Legislatif harus hadir memastikan pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat.

-Pengawasan Harus Menyentuh Lapangan

Benhur menegaskan, fungsi pengawasan DPRD harus berjalan optimal. Bukan sekadar memeriksa angka di atas kertas, tapi memastikan kualitas implementasi program di lapangan.

“Fungsi pengawasan harus berjalan maksimal. DPRD tidak hanya melihat laporan, tetapi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya tegas.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, disertai kontrol yang ketat, adalah kunci percepatan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

-Hindari Tumpang Tindih, Utamakan Efisiensi

Politisi senior ini juga menyoroti pentingnya koordinasi vertikal antar pemerintahan. Pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota harus berjalan selaras agar tidak terjadi tumpang tindih program dan pemborosan anggaran.

“Penggunaan anggaran harus efisien dan tepat sasaran. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib meningkatkan kinerja dan akuntabilitas,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan bahwa transparansi adalah fondasi utama kepercayaan publik. Evaluasi menyeluruh terhadap program yang berjalan juga dinilai penting untuk perbaikan di masa depan.

-Fokus Utama: Kesejahteraan Rakyat

Di akhir pidatonya, Benhur Watubun berharap ilmu dan kesepahaman yang didapat dari retret ini dapat diterapkan langsung di Maluku.

“Melalui penguatan pengawasan dan sinergi yang baik, pembangunan di Maluku diharapkan berjalan lebih terarah. Yang terpenting, setiap kebijakan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat Maluku,” pungkasnya.

Komentar