Bukan Cari Piala! Wali Kota Bodewin: Saya Tidak Butuh Adipura, Saya Butuh Ambon Bersih

Uncategorized103 views

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.com. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, kembali melontarkan pernyataan tegas dan berbeda dari biasanya. Saat membuka kegiatan Ekspos Adipura Kota Ambon 2026 di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota, Rabu (15/4/2026), ia menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama.

Bagi Bodewin, mengejar piala atau sertifikat hanya akan menghasilkan kerja yang bersifat seremonial dan sementara. Yang jauh lebih penting adalah kondisi kota yang benar-benar bersih, hijau, dan asri untuk dinikmati masyarakat.

“Saya Tidak Butuh Adipura”

Dalam sambutannya, Bodewin menekankan prioritas utamanya dengan sangat jelas.

“Saya tegaskan, saya tidak butuh Adipura. Yang saya butuh adalah Ambon bersih, Ambon hijau, dan Ambon asri,” ujarnya lantang.

Menurutnya, kebersihan adalah syarat mutlak sebuah kota layak huni. Masyarakat tidak butuh sertifikat yang dipajang di dinding, melainkan lingkungan yang tertata rapi, bebas tumpukan sampah, dan nyaman dihuni, terutama di titik-titik rawan seperti Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

-Semua OPD Harus Turun Tangan

Wali Kota mengingatkan bahwa masalah kebersihan bukan hanya urusan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia pun membagi tugas spesifik agar penanganan lebih fokus:

– Dinas Perindustrian dan Perdagangan: Fokus menjaga kebersihan di area pasar.

– Dinas Perhubungan: Memastikan koridor jalan tetap bersih dan tertib.

– Satpol PP: Bertindak tegas menertibkan pedagang kaki lima di kawasan terlarang seperti MCM dan Passo.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota merencanakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) pada tahun ini. Fasilitas ini sangat vital untuk mengelola dan memproses sampah sejak dari hulu, sebelum akhirnya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Melalui ekspos ini, Bodewin berharap didapatkan data objektif untuk evaluasi. Tujuannya satu: memperbaiki kekurangan agar Ambon benar-benar menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman, bukan hanya bersih saat ada penilaian saja.

(M.N)

Komentar