Di Tengah Fiskal Terbatas, Wakil Bupati Fakfak Dorong Perencanaan 2027 Lebih Terukur

Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Keterbatasan anggaran menjadi salah satu pesan kunci dalam pembukaan Musrenbang RKPD dan Otsus Kabupaten Fakfak tahun perencanaan 2027. Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.TP, yang membacakan sambutan Bupati, mengingatkan bahwa ruang fiskal daerah tidak tanpa batas.

Karena itu, ia mendorong perangkat daerah berpikir kreatif dan membangun kolaborasi dengan mitra pembangunan, termasuk sektor swasta dan masyarakat.

“APBD kita terbatas. Diperlukan penguatan kerja sama agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujarnya.

Perencanaan 2027 difokuskan pada enam isu strategis, di antaranya transformasi tata kelola pemerintahan, penurunan kemiskinan dan stunting, peningkatan kualitas layanan dasar, serta pemberdayaan ekonomi OAP berbasis potensi lokal. Optimalisasi belanja Otonomi Khusus menjadi instrumen utama dalam mencapai target-target tersebut.

Donatus juga menyinggung evaluasi sektor pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan oleh BPKP Perwakilan Papua Barat yang tengah berjalan. Hasil evaluasi itu, kata dia, harus menjadi rujukan dalam menyusun program dan kegiatan agar lebih akuntabel, tepat sasaran, dan terukur.

Ia menegaskan pentingnya prinsip “lima tepat” tepat administrasi, tepat waktu, tepat penggunaan, tepat sasaran, dan tepat manfaat dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

Bagi Pemerintah Kabupaten Fakfak, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk memastikan bahwa arah pembangunan 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat visi Fakfak Membara: mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing berlandaskan keberagaman.

Komentar