Zulkifli Hasan Ingatkan Seluruh Kader PAN Tidak Terjebak Kritik Negatif, Jadikan Evaluasi Dan Motivasi Serta Perkuat Kerja Nyata Di Masyarakat 

Uncategorized126 views

Langgur,Kabarsulsel-Indonesia.com. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa kritik hingga perundungan (bullying) merupakan bagian dari dinamika politik yang wajar dan tidak boleh melemahkan semangat perjuangan kader.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) VI PAN Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, yang digelar di Langgur, Minggu (21/12/2025).

Menurut Zulkifli, hampir semua pemimpin nasional pernah mengalami cibiran dan tekanan publik, namun hal itu justru harus dijadikan kekuatan untuk terus bekerja bagi rakyat.

“Tidak ada pemimpin yang tidak dibuli. Pak Prabowo dibuli, Pak Jokowi sebelum dan sesudah jadi Presiden juga dibuli, Wakil Presiden pun sama. Jadi itu hal biasa,” tegas Zulkifli Hasan di hadapan kader PAN.

Ia mengingatkan seluruh kader PAN agar tidak terjebak pada kritik negatif, melainkan menjadikannya sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk memperbaiki diri serta memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat.

Cerita Perjalanan Lapangan

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga berbagi pengalaman perjalanan panjangnya menyusuri sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Aceh. Ia menuturkan, perjalanan darat dari Medan menuju Langkat, Tamiang, Aceh Utara hingga Bireuen ditempuh lebih dari 12 jam dengan berbagai tantangan medan dan kondisi sosial.

“Kami baru makan malam jam delapan malam setelah perjalanan panjang. Tapi dari situ kami melihat langsung penderitaan masyarakat dan pentingnya kehadiran negara,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa PAN dan seluruh kadernya harus selalu hadir lebih dulu di tengah masyarakat saat menghadapi kesulitan, tanpa memilih jalan mudah.

Sambutan Hangat Masyarakat.

Zulkifli Hasan juga mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat dalam kunjungan-kunjungannya ke berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah. Menurutnya, masyarakat Indonesia pada dasarnya ingin dihargai dan diperlakukan dengan baik.

“Orang Indonesia itu yang penting diwongke, dihargai. Itu pelajaran penting bagi kita semua,” katanya.

Pesan untuk Kader PAN Maluku Tenggara dan Tual

Menutup sambutannya, Zulkifli Hasan mengajak seluruh kader PAN di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual untuk tetap solid, rendah hati, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Perjuangan memang berat, tapi kita tidak boleh berhenti. Kita datang bukan untuk dipuji, tapi untuk bekerja dan memberi manfaat,” pungkasnya

Musda VI PAN Maluku Tenggara dan Kota Tual ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan semangat kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.”tutup Zulkifli.

(Evav)

Komentar