Tual, Kabarsulsel-Indonesia.com | Tim SAR Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku melaksanakan patroli penyelamatan dan pengamanan di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Tual–Kur Tayando pada Rabu, 30 Juli 2025. Patroli ini dipimpin langsung oleh Brigadir Polisi Urbanus Koryesin dan berlangsung sejak pagi hingga siang hari.
Patroli dilakukan sebagai bagian dari upaya antisipatif terhadap potensi bahaya akibat cuaca ekstrem yang belakangan kerap melanda wilayah perairan Maluku. Pelabuhan penyeberangan Tual–Kur Tayando termasuk salah satu titik vital aktivitas mobilitas masyarakat antar-pulau, terutama bagi mereka yang menggunakan kapal motor laut untuk bepergian menuju wilayah Kur dan Tayando.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami untuk memastikan keamanan masyarakat, khususnya di kawasan pesisir yang rawan terdampak cuaca ekstrem. Kami juga melakukan sosialisasi pentingnya kewaspadaan kepada masyarakat,” kata Brigpol Urbanus Koryesin saat ditemui di sela patroli.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Brimob langsung berkoordinasi dengan masyarakat dan pelaku jasa transportasi laut. Mereka berdialog dengan sejumlah penumpang dan operator kapal untuk memberikan imbauan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar, serta mematuhi standar keselamatan pelayaran.
Tak hanya pengawasan visual, tim juga menyusuri area dermaga dan fasilitas sekitar pelabuhan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang membahayakan. Tim mengingatkan warga agar menghindari praktik bongkar muat yang tidak sesuai prosedur dan selalu memperhatikan peralatan keselamatan saat berada di atas kapal.
“Kami minta masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan. Keputusan menunda bisa menyelamatkan nyawa,” ujar Koryesin. Ia menambahkan, kesiapsiagaan masyarakat sangat menentukan dalam mencegah musibah di laut.
Kehadiran Tim SAR Kompi 1 ini disambut baik oleh masyarakat pelabuhan. Sejumlah warga mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan patroli yang rutin dilakukan oleh personel Brimob, terutama saat musim angin dan gelombang tinggi tiba.
“Kami merasa lebih aman kalau ada Brimob turun langsung. Kadang kami sendiri kurang tahu soal kondisi cuaca, jadi informasi dari mereka sangat membantu,” ujar Agus, salah seorang buruh pelabuhan.
Patroli SAR yang dilakukan Satuan Brimob ini merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam menekan angka kecelakaan laut, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku. Dengan pendekatan patroli humanis dan edukatif, Brimob tak hanya menjalankan fungsi keamanan, tapi juga perlindungan dan penyelamatan.
“Kami tidak hanya datang jika terjadi bencana. Yang utama adalah mencegah, dan itu harus dimulai dari edukasi,” tutup Brigpol Urbanus Koryesin.







Komentar