Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com; Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia pada jumat, [14/07/2023] mendampingi Wakil Presiden RI Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin melakukan kegiatan peletakan batu pertama kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di jalan DR. Salasa Namudat reklamasi pantai.
Seusai kegiatan peletakan batu pertama RTH, Wapres KH. Maruf Amin yang didampingi oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadahlia, dan Pj. Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos,. M.Si, Wakil Bupati Fakfak Yohanna Dina Hindom, SE,. MM. serta Dirut Pupuk Kaltim, selanjutnya menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Papua Fakfak senilai Rp. 40 juta dan juga penyerahan bantuan CSR berupa 2.000 bibit pala kepada petani pala di Fakfak.
Dihadapan awak media, Wapres KH. Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa dirinya telah melihat rumah produksi pengolahan pala, serta telah bertemu dengan perwakilan masyarakat adat dan mendengarkan berbagai masukan dan sejumlah pertanyaan yang disampaikan. Wapres juga menyampaikan jika dirinya telah mencatat beberapa hal khususnya mengenai kebutuhan sarana dan prasarana penunjang pengelolaan pala negeri (tomandin). Oleh karena lanjut Wapres pula bahwa dirinya akan berkordinasi dengan pihak terkait mengenai perihal tersebut. Ujar Wapres.
Selanjutnya Wapres KH. Ma’ruf Amin meminta kepada Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Balil Lahadahlia untuk bersama-sama memikirkan program hilirisasi investasi pala di Kabupaten Fakfak. Mengingat selama ini proses ekspor pala Fakfak marketnya baru hanya sebatas Vietnam. Oleh karenanya Wapres KH. Ma’ruf Amin berharap agar ke depan Produksi Pala Negeri dapat juga ekspor ke Eropa dan Amerika. Ungkap Wapres.
Mendengar permintaan Wapres, Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadahlia yang juga selaku anak Fakfak selanjutnya mengiyakan permintaan tersebut. Bahlil selanjutnya memaparkan sejumlah progress pencapaian investasi di Kabupaten Fakfak di antaranya Pembangunan Bandara Siboru Fakfak, Pembangunan Pasar Modern serta Investasi Pupuk Kaltim. Bahkan sebuah pencapaian investasi yang nantinya pula akan masuk yakni Smelter. Tutup Bahlil.
Komentar