Walikota Tual Akhmad Yani Renuat Harap PT PLN UIW Maluku Dan Maluku Utara Buat Kebijakan Penerangan Listrik 24 Jam Di Pulau Tam

Uncategorized364 views

Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Terkait persoalan kelistrikan yang masih menjadi kendala di beberapa pulau, Walikota Tual Akhmad Yani Renuat yang diwawancarai wartawan usai mengikuti perayaan Hari Pelanggan Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, yang berlokasi di Pattimura Park kota Ambon, Sabtu (20/9/2025) menyampaikan bahwa,

Hari ini dengan Di launchingnya Hari Pelanggan Nasional oleh PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, ini telah menjawab sejumlah persoalan krusial yang salah satunya selama ini menjadi rasa besar optimisme masyarakat di daerah pulau-pulau agar lampu mereka itu dapat diterangi dalam 24 jam.

Menurut Renuat, hari ini merupakan jawaban yang selama ini mereka harapkan. Karena itu sebagai kepala daerah dan mewakili seluruh masyarakat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas inisiasi PLN Provinsi Maluku dalam rangka menjawab tuntutan dan persoalan masyarakat terutama yang ada didaerah pulau-pulau di dua kecamatan yaitu Kecamatan pulau pulau tayando dan pulau Kur.

Ada salah satu desa ujar Renuat, yang berada di Pulau terluar yang sampai saat ini juga belum mencakup intervensi untuk kebijakan penerangan listrik dalam jangka waktu 24 jam. Mungkin akan dilakukan secara bertahap tahun depan.

” saya harapkan untuk di Pulau Tam sekiranya PLN juga bisa membuat kebijakan penerangan listrik untuk 24 jam di desa Tam di Pulau Tam sehingga ada pemerataan di antara daerah-daerah Pinggiran, untuk Semuanya sama rata sehingga tidak menimbulkan kecemburuan dan mengatasi persoalan kesenjangan di sana,” harap Renuat.

Energi listrik ini sebut Renuat, juga salah satu daya yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur industri misalnya untuk pengolahan dan lain-lain.

” potensi-potensi yang ada di daerah-daerah kawasan pulau-pulau ini, dapat dihidupkan, diproduksi dengan baik apabila Tersedianya energi yang cukup untuk mendorong produksi. ini yang menjadi Harapan Kita secara bersama-sama,” ujar Renuat.

Menurutnya, kalau ini sudah dilakukan maka kami jelas akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan yang layaknya mengatasi persoalan ketimpangan dan kesenjangan di seluruh wilayah.

” ini adalah harapan besar kami,” ungkap Renuat.

(M.N)

Komentar