Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Terkait keluhan masyarakat kebun Cengkeh terhadap pendistribusian air oleh PDAM yang sudah dua minggu tidak mengalir ke rumah-rumah warga kompleks BTN Kebun Cengkeh, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Fraksi PKS Rostina Hasyim yang diwawancarai awak media di ruang komisi III Balai Rakyat, Karang Panjang Ambon Selasa (6/1/2025) mengakui bahwa,
dirinya mendatangi kantor PDAM untuk menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat Kebun Cengkeh yang sedang menjadi pembicaraan warga soal air yang sudah dua minggu tidak mengalir.
“Sudah bisa dipahami bahwa air ini adalah kebutuhan dasar karena semua orang butuh air,” ujar Rostina.
Ia mengakui bahwa, informasi kendala air yang diperoleh dari pembicaraan ibu-ibu bapak-bapak yang ada di Kompleks sehingga membuatnya singgah di kantor Perusahaan Air dan kemudian bertemu dengan pak Jefri, jelas Rostina.
Menurut penjelasan dari beliau bahwa terjadi kerusakan 5 buah mesin sehingga membuat mereka merasa binggung karena mesin barupun ikut rusak. Sehingga dalam pemikiran dan analisa mereka menganalisa jangan-jangan pihak PLN yang bermasalah.
“Setelah diperiksa ternyata memang betul terjadi kesalahan kebocoran,” terang Rostina.
Intinya bahwa mereka terus berupaya dan salah satu yang menjadi menjadi kendala kemarin adalah saat perbaikan sempat terjadi konflik di didaerah Stain dekat kantor PDAM yang kena dampak lemparan juga Sehingga tukang yang tugasnya memperbaiki itu menghindar dan beberapa waktu kemudian baru bisa kembali lagi memperbaiki kebocoran di wilayah Stain yang terjadi konflik kemarin, ungkap Rostina.
“Mereka janji kepada saya, karena saya butuh kepastian kapan, Mereka bilang Insya Allah kalau bukan Sabtu atau minggu paling lambat tanggal 10, itu janji mereka, lanjut Rostina.
Sedangkan untuk pendistribusian ke rumah-rumah Rostina meminta adanya jadwal jadwal pembagian distribusi air sehingga kami khususnya Masyarakat-masyarakat yang meninggalkan rumah baik itu ke kantor maupun itu masyarakat yang ingin ke pasar itu bisa menyisihkan waktunya pada saat jadwal distribusi tersebut.
“Kalau malam ya Malam, pagi ya pagi itu yang kita minta Iya dan khususnya di daerah-daerah yang lebih ketinggian itu harus dipikirkan Bagaimana caranya supaya semua memperoleh air karena tidak dapat disamakan antara wilayah didataran rendah dan dataran tinggi, karena ketika pendistribusian dilakukan sekaligus dan waktunya hanya sebentar maka yang korban yang berada di dataran tinggi karena air pasti akan sulit untuk naik, tandas Rostina.
Rostina juga berharap sesuai janji yang disampaikan Jefri tadi bisa terealisasi dan seluruh masyarakat di Kota Ambon ini kebutuhan airnya itu terpenuhi dengan baik.
Rostina juga meminta agar pihak PDAM bisa mengisi semua bak-bak air di semua masjid yang berdampak rusaknya mesin.
(M.N)







Komentar