Terang Natal dari Gedung Windet Tuare: Wakil Bupati Fakfak Ajak Perempuan Menjadi Penjaga Keluarga dan Penopang Peradaban

Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com |  Suasana hangat dan penuh refleksi menyelimuti Gedung Windet Tuare, Fakfak, Senin malam, 5 Januari 2026. Di tempat itu, Perayaan Natal bersama Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Fakfak berlangsung bukan sekadar sebagai ritual keagamaan, melainkan panggung pesan moral tentang keluarga, perempuan, dan masa depan masyarakat.

Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbtikendik, M.T. dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memegang peran strategis sebagai penjaga terang iman, benteng keluarga, dan penopang peradaban di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Perempuan Dipanggil Menjadi Pembawa Terang Kristus dalam Keluarga dan Masyarakat”, perayaan Natal ini menjadi ruang permenungan bersama tentang posisi keluarga sebagai fondasi utama kehidupan sosial.

“Di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, tekanan ekonomi, hingga persoalan moral, kita percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya,” ujar Donatus di hadapan pimpinan DPRK Fakfak, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, serta para pemimpin dan anggota organisasi perempuan se-Kabupaten Fakfak.

Menurut Donatus, keluarga adalah sekolah pertama tempat nilai iman, kasih, kejujuran, kerja keras, dan kepedulian dibentuk. Kehadiran Allah, kata dia, nyata dalam keluarga yang saling menguatkan, memulihkan relasi, dan mendidik generasi muda agar tetap berpijak pada nilai kebenaran.

Dalam kerangka itu, perempuan memiliki peran yang tak tergantikan. Mereka bukan hanya ibu yang melahirkan dan membesarkan generasi penerus, tetapi juga pendidik pertama, penopang rumah tangga, sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.

“Perempuan pembawa terang Kristus adalah perempuan yang hidup dalam kasih, menjadi teladan, membangun persatuan, dan menghadirkan kedamaian di mana pun berada,” kata Donatus.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Gabungan Organisasi Wanita, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, serta seluruh organisasi perempuan di Fakfak yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial.

Lebih jauh, Donatus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk terus memberdayakan perempuan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta penguatan kapasitas organisasi perempuan agar semakin mandiri dan berdaya.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran aktif perempuan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, gereja, dan organisasi perempuan harus terus diperkuat,” ujarnya.

Menutup sambutan di Gedung Windet Tuare malam itu, Donatus mengajak seluruh hadirin menjadikan Natal sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperbarui komitmen pelayanan, dan meneguhkan tekad membangun keluarga serta masyarakat yang takut akan Tuhan.

“Kiranya terang Kristus selalu menyinari langkah hidup kita, dan damai Natal membawa berkat bagi seluruh keluarga di Kabupaten Fakfak,” ucapnya, seraya menyampaikan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026.

Malam Natal di Windet Tuare pun menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia menjelma menjadi pengingat bahwa dari keluarga yang kuat dan perempuan yang berdaya, masa depan Fakfak dibangun—perlahan, namun pasti, dengan terang yang tak padam.

Komentar