Satgas TMMD Kedepankan Toleransi di Tengah Target Pekerjaan. 

Dobo Kabarsulsel-Indonesia.com, – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru terus berjalan dengan penuh semangat.

Di tengah padatnya target pekerjaan fisik maupun nonfisik, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1503 itu tetap mengedepankan sikap toleransi, kebersamaan, dan penghormatan terhadap perbedaan yang ada di lingkungan masyarakat.

Danramil 1503/03 Dobo, Kpt Inf Hj Bakrie Renhoat kepada wartawan media ini Minggu, (15/02/2026) menjelaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya hubungan sosial antara personel Satgas dan warga setempat.

“TMMD ini bukan hanya soal membangun rumah, jalan, atau fasilitas umum. Lebih dari itu, TMMD juga membangun nilai persatuan, kebersamaan, serta toleransi antar sesama,” ujarnya.

Renhoat menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung, personel Satgas TMMD terlihat aktif berbaur dengan masyarakat. Mereka tidak hanya bekerja di lapangan, tetapi juga ikut berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari warga.

Hal ini menjadi bagian penting untuk mempererat hubungan emosional, sekaligus menjaga suasana aman dan harmonis di lokasi kegiatan.

Menurutnya, sikap saling menghargai sangat penting karena masyarakat di wilayah TMMD memiliki latar belakang yang beragam, baik dari segi budaya, kebiasaan, maupun agama.

Karena itu, setiap personel diminta menjaga tutur kata, menghormati tradisi lokal, serta tidak memaksakan kehendak dalam setiap aktivitas sosial.

“Kami bekerja bersama warga tanpa memandang perbedaan. Semua adalah saudara. Toleransi adalah kunci supaya pekerjaan cepat selesai dan masyarakat merasa nyaman,” kata Danramil

Warga setempat pun menyambut baik kehadiran Satgas TMMD. Selain membantu percepatan pembangunan, mereka menilai Satgas juga membawa suasana positif di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga hubungan antarwarga agar tetap rukun.

Salah satu warga yang enggan namanya di sebutkan, menyampaikan bahwa Satgas TMMD selalu menunjukkan sikap ramah dan menghargai masyarakat, sehingga warga merasa terbantu dan dihormati.

“Beta (saya) senang karena bapak-bapak TNI datang bukan cuma kerja, tapi juga menghargai kami, ikut bercanda, dan tidak membeda-bedakan,” ungkap warga.

Diketahui pula, Program TMMD di Kabupaten Kepulauan Aru sendiri menargetkan sejumlah pekerjaan fisik seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), perbaikan fasilitas umum, hingga kegiatan pendukung lainnya. Sementara untuk program nonfisik, Satgas juga melaksanakan penyuluhan dan kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat.

Dengan mengedepankan toleransi dan kebersamaan, Satgas TMMD optimis seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu, sekaligus meninggalkan nilai positif bagi masyarakat.

(Meki)

Komentar