Sambut Tahun Baru 2026, Kapolda Maluku Pimpin Doa Lintas Agama: Perkuat Pela Gandong dan Solidaritas Kebangsaan

Uncategorized110 views

Ambon,Kabarsulsel-lndonesia.com. Menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung khidmat di Tribun Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Danrem 151/Binaiya, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku dan Kodam XV/Pattimura, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, para tokoh lintas agama, serta perwakilan organisasi kepemudaan, termasuk Ketua Ansor NU Maluku.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa doa lintas agama ini merupakan bagian integral dari rangkaian Operasi Lilin Salawaku 2025, yang bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kita berkumpul malam ini untuk bersyukur sekaligus memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan Ibadah Natal 2025 di Maluku telah berjalan aman dan kondusif. Ini adalah buah dari sinergi, dedikasi seluruh petugas di lapangan, serta dukungan dan doa masyarakat,” ujar Irjen Pol Dadang Hartanto.

Menanggapi dinamika kamtibmas yang sempat terjadi di beberapa wilayah, termasuk kawasan STAIN Ambon, Kapolda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Maluku, khususnya Pela Gandong, sebagai perekat sosial dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Saya mengimbau masyarakat untuk menyikapi setiap peristiwa dengan kepala dingin. Kedepankan persaudaraan, toleransi, dan semangat Pela Gandong. Kedamaian yang kita jaga hari ini adalah modal utama untuk membangun Maluku yang maju, aman, dan sejahtera,” tegas Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga mengajak seluruh peserta doa lintas agama untuk menunjukkan solidaritas nasional dengan mendoakan saudara-saudara di wilayah Sumatera dan Aceh yang tengah dilanda bencana alam.

“Di tengah sukacita menyambut Tahun Baru, kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Mari kita kirimkan doa dan harapan agar mereka diberi kekuatan dan ketabahan. Inilah wujud kebersamaan kita sebagai satu bangsa,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan doa bersama, Kapolda Maluku bersama Forkopimda menjadwalkan patroli gabungan berskala besar ke sejumlah titik keramaian di Kota Ambon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat serta menjamin perayaan malam Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan rasa aman. Patroli ini menjadi simbol komitmen negara dalam menjaga stabilitas hingga fajar tahun baru,” pungkas Kapolda.

Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang dipimpin Kapolda Maluku menjadi simbol kuat komitmen aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat dalam merawat toleransi, persatuan, dan kedamaian di Maluku. Pendekatan humanis melalui nilai Pela Gandong tidak hanya relevan sebagai kearifan lokal, tetapi juga menjadi contoh konkret penguatan harmoni sosial di tengah tantangan kebangsaan.

Di saat berbagai daerah menghadapi dinamika keamanan dan bencana alam, pesan solidaritas nasional yang disampaikan Kapolda Maluku menunjukkan bahwa stabilitas daerah tidak bisa dilepaskan dari empati dan kebersamaan sebagai bangsa. Sinergi lintas sektor, kehadiran negara melalui patroli gabungan, serta doa lintas iman menjadi fondasi penting dalam menyongsong Tahun Baru 2026 dengan optimisme dan persatuan.

(M.N)

Komentar