Balikpapan.Kabarsulsel.Indonesia.com.Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie menghadiri pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekertaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2024 di Platinum Hotel dan Convention Hall Balikpapan, Rabu (11/12/2024).
Rakernas yang digelar dari 11-13 Desember 2024 dibuka secara resmi oleh PLT Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Komjen. Pol. Tomsi Tohir Balaw dan dihadiri para Sekda Provinsi, Ketua Komisariat Wilayah Forsesdasi, dan Kepala Biro Organisasi Provinsi se-Indonesia.
Ketua Umum Forsesdasi, Sri Wahyuni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kalimantan Timur (Sekda Kaltim) mengungkapkan, pelaksanaan rapat kerja nasional ini merupakan amanat dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia, dimana Pengurus Forsesdasi wajib melaksanakan rapat koordinasi minimal sekali dalam setahun.
Sri Wahyuni menuturkan, tujuan dari diselenggarakannya Rakernas ini sebagai bentuk partisipasi secara aktif untuk mendukung penyelenggaraan pemerintah nasional dan otonomi daerah dalam kerangka Republik Indonesia (RI), termasuk menunjukkan peran aktif para sekretaris daerah dalam mewujudkan birokrasi yang inovatif berlandaskan prinsip profesionalisme, efisiensi, melembaga dan berkelanjutan.
“Rakernas ini juga untuk merumuskan kebijakan strategis dalam rangka tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui optimalisasi penerapan sistem merit ASN dan penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K),” ungkap Sri Wahyuni.
Ia mengakatan, hal itu sesuai dengan tema Rakernas Forsesdasi 2024 yakni, “Optimalisasi Penerapan Sistem Merit ASN dan Penataan Non-ASN Pasca UU Nomor 20 Tahun 2023”.
Lebih jauh dikatakannya, dalam rakernas ini, Narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan membahas secara rinci terkait penataan tenaga non-ASN pasca Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
“Karena sampai dengan Desember 2024 seluruh pemda tidak diperkenankan mengangkat tenaga non ASN baru. Sementara proses rekrutmen P3K ini baru akan tuntas pada Maret dan Juli 2025,” keluh Sekda Sri.
Sementara narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), lanjutnya, akan membahas terkait kebijakan tata kelola dan pembinaan karir ASN. Khususnya dalam mendukung merit sistem.
“Melalui rakernas ini, kita diharapkan memiliki pemahaman yang setara tentang penerapan sitem merit ASN sekaligus untuk penataan non-ASN pasca UU 20/2023,” tandasnya.
(M.N)
Komentar