Ambon.Kabarsulsel.Indonesia.Com.DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Pelantikan Anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Maluku Periode 2024-2029 dengan tema “Kolaborasi Membangun Maluku”, yang bertempat di Gedung Ashari Alfatah Ambon, Sabtu (12/10/2024).
Kepada Wartawan usai Tasyakuran, Saadia Uluputy Anggota DPR RI yang juga sebagai Wakil Ketua Bidang Pembinaan Wilayah Indonesia Timur DPP PKS, mengatakan bahwa dirinya, Di periode yang kedua ini tentu akan melanjutkan apa yang menjadi perjuangan yang kemarin belum tuntas, itu jadi prioritas.
Di periode yang kedua ini, bagaimana isu-isu kemaritiman soal Lumbung Ikan Nasional, Potensi Perikanan juga yang harus diperuntukkan untuk kepentingan Daerah penghasil. Regulasi soal kelautan, kemudian Regulasi juga tentang Daerah kepulauan.
Ini beberapa hal yang menjadi konsen dan cer kita di komisi IV, mudah-mudahan bisa berlanjut, sehingga Maluku sebagai Daerah yang punya potensi dan berbasis laut, punya potensi dan kekayaan laut yang begitu besar itu bisa dikawal dan juga diperjuangkan di pusat Senayan.
kita di DPR bicara soal Regulasi Karena itu adalah tupoksi dan kewenangan kami sebagai Anggota DPR di mana 3 fungsi yang harus melekat pada diri kami adalah memperjuangkan anggaran budgeting, fungsi-fungsi budgeting kemudian juga perundang-undangan yaitu legislasi dan juga pengawasan, ungkap Saadia.
Menurut Saadia, potensi lain yang tidak kalah penting adalah soal perkebunan dan tanaman-tanaman pertanian, perkebunan, hortikultural, tanaman pangan, Maluku sebagai komoditi tentu demiknya Maluku adalah tanaman perkebunan cengkeh, pala, kelapa, kopra, ini juga diperjuangkan agar Bagaimana berdampak juga pada pengolahannya, hilirisasinya kemudian juga pemasaran sehingga sampai ke harga yang selalu ditunggu dan diharapkan oleh masyarakat agar potensi-potensi ini juga bisa disuarakan oleh kami, diperjuangkan agar selain menyumbang dalam sisi bicara tentang komoditi ekspor, tetapi juga bisa bernilai tambah dan berdampak kepada meningkatnya produktivitas petani dan juga peningkatan nilai tukar petani itu sendiri yang berdampak kepada kesejahteraan petani.
Untuk masalah Pariwisata tambah Saadia, kita punya potensi yang juga sangat besar yaitu tentang wisata Bahari, wisata Sejarah dan juga wisata Religi yang ada di Maluku, misalnya, ada Masjid Tua Gereja Tua, artefak-artefak sejarah yang bisa diangkat. kita juga punya istana Mini di Banda, kita punya beberapa potensi Bahari yang ada di laut. Hampir di setiap kabupaten/kota punya potensi yang besar untuk bisa dikembangkan dan mendapatkan intervensi anggaran untuk di diangkat atau dikelola dan di pasarkan. Tempat-tempat destinasi wisata ini punya nilai jual tersendiri bagi Maluku, agar Maluku yang kaya potensi laut, kaya potensi perkebunan, kaya potensi Pariwisata itu bisa berdampak.
Saadia juga mengakui, kita tentu ketinggalan dari sisi IPM Di mana 3 variabel utama yang mempengaruhi IPM itu sendiri adalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi pendapatan, Ini menjadi kolaborasi. Makanya dalam tema Kolaborasi Membangun Maluku ini, kami berharap dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota bersama-sama seluruh anggota DPRD PKS bisa mengawali ini. Supaya dia ter harmonisasikan, frekuensinya sama sinkronisasi dari kami sehingga ada kewenangan Pusat, kewenangan Provinsi dan kewenangan Daerah bisa saling tertutupi. di mana jika apa yang disampaikan oleh masyarakat tidak bisa disuarakan di Kabupaten maka kami Suarakan di Provinsi dan misalnya tidak bisa di Provinsi maka disuarakan di Pusat, sehingga tema kolaborasi ini masuk dalam rangka mengentahkan tadi.
IPM Maluku jelas Saadia, dengan jumlah penduduk yang hanya 1,8 kalau misalnya 5,3 di atas Nasional tapi kalau dibandingkan dengan Maluku utara 27 artinya bahwa kita masih bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi kita ini tinggi, banyak faktor sebenarnya yang tadi soal PDRB bagaimana agar Maluku ini bisa menjadi Daerah pengekspor. Juga soal Bagaimana penataan Dermaga-Dermaga, konektivitas dan juga infrastruktur- infrastruktur yang harus dibangun untuk pusat-pusat logistik ini bisa diarahkan ke Maluku.
Maluku sebagai Daerah penghasil ekspor otomatis berdampak kepada pajak retribusi PDRB yang tentu akan berdampak ke pertumbuhan ekonomi, di mana jika kemudian itu masuk ke pendapatan Maluku maka intensifikasi atau efektivitas yang bisa digalakkan secara kolaboratif ini bisa jalan. maka soal isu tentang pendidikan, kesehatan dan pendapatan yang masih rendah bisa tergenjot sehingga nanti seiring dengan itu kepentingan Maluku baik di pusat, Di Provinsi dan Daerah bisa sama-sama kita Kawal bersama, dan masyarakat tentu mendapatkan manfaatnya sehingga akan mengapresiasi kehadiran kami sebagai anggota DPR yang sejatinya di mana setiap partai politik itu mengharapkan anggota DPR sebagai etalase partainya yang harus berada di depan, dalam spirit untuk membawa wajah partai dengan baik, dan di satu sisi membawa kesejahteraan kepada masyarakat yang lebih baik lagi kontribusinya yang nyata kepada masyarakat ini, harap Saadia.
PKS sebut Uluputy, siap menangkan pasangan- pasangan baik dari Gubernur, walikota dan juga beberapa kabupaten di 11 kabupaten yang ada di provinsi Maluku, PKS satu hati satu suara satu komando, satu gerakan siap menenangkan.
Ini sebenarnya bagian dari konsolidasi untuk kemenangan Pilkada itu sendiri, maka sebagai pimpinan DPP dalam hal ini BPW Indonesia timur kami juga ingin menyampaikan bahwa kepada seluruh kader agar mengaktivasi seluruh struktur agar diaktifkan lagi untuk bisa menggerakkan roda-roda struktur kemudian kepada tim dan juga kader struktur Partai Keadilan Sejahtera agar bergerak dengan sungguh-sungguh untuk bisa menangkan Pilkada yang akan digelar nanti di 27 November 2024, pungkas Saadia
(M.N)








Komentar