Rumah Baru Penegakan Hukum: Gedung Utama Kejari Tual Diresmikan

Tual, Kabarsulsel-Indonesia.com | Kota Tual, Kamis, 18 Desember 2025, menjadi saksi lahirnya sebuah tonggak baru bagi penegakan hukum di Maluku Tenggara Raya. Gedung Utama Kantor Kejaksaan Negeri Tual resmi dioperasikan—bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol keseriusan negara memperkuat keadilan hingga ke wilayah kepulauan.

Peresmian gedung dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta jajaran Kejaksaan Negeri Tual.

Suasana peresmian berlangsung khidmat, sarat makna, dan menegaskan bahwa penegakan hukum membutuhkan fondasi yang kokoh, bukan hanya pada aturan, tetapi juga pada sarana kerja yang memadai.

Gedung utama ini berdiri megah dengan luas sekitar 522 meter persegi dan terdiri atas dua lantai. Arsitekturnya dirancang fungsional, mencerminkan wajah kejaksaan modern yang terbuka, profesional, dan berorientasi pelayanan.

Di dalamnya tersedia ruang kerja pimpinan dan pegawai, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai garda depan pelayanan publik, ruang rapat dan koordinasi, ruang administrasi perkara, hingga fasilitas pendukung yang menunjang keamanan serta kenyamanan aparatur kejaksaan.

Pembangunan gedung dimulai pada 14 April 2025 dan rampung pada Desember 2025. Seluruh pembiayaan bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kejaksaan Republik Indonesia.

Dalam waktu kurang dari setahun, gedung ini berdiri sebagai representasi komitmen institusi kejaksaan dalam menjawab kebutuhan zaman—cepat, tertib, dan akuntabel.

Lebih dari sekadar ruang kerja, gedung baru ini diharapkan menjadi pusat gravitasi penegakan hukum di wilayah Kota Tual dan sekitarnya. Fasilitas yang representatif diyakini akan memperkuat kinerja aparatur kejaksaan, mendorong profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat pencari keadilan.

Peresmian Gedung Utama Kejari Tual juga menandai babak baru dalam upaya membangun kepercayaan publik. Di tengah tuntutan transparansi dan integritas lembaga penegak hukum, kehadiran gedung ini menjadi pesan simbolik bahwa kejaksaan terus berbenah—membangun dari dalam, melayani dengan lebih baik.

Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik yang berkelanjutan, gedung baru ini diharapkan dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang kerja, ruang koordinasi, sekaligus ruang harapan. Di sinilah hukum ditegakkan, keadilan diperjuangkan, dan negara hadir lebih dekat dengan warganya.

Komentar