Resmi Dibuka, Penerbangan Perintis 10 Rute Jadi Langkah Strategis Membuka Keterisolasian Wilayah Kepulauan Dan Perkuat Konektivitas Antar Wilayah Di Maluku 

Langgur,Kabarsulsel-Indonesia.com.  Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara resmi menyambut penerbangan perdana angkutan udara perintis untuk 10 rute Tahun Anggaran 2026, yang ditandai dengan inaugurasi penerbangan sekaligus penyerahan kontrak kerja sama dengan operator PT Smart Cakrawala Aviation, Jumat (2/1/2026), di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur.

Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menegaskan, program angkutan udara perintis merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah kepulauan serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Maluku.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Maluku Tenggara, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan RI atas komitmen menghadirkan layanan transportasi udara bagi daerah terpencil,” kata Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, kehadiran penerbangan perintis tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mempercepat distribusi logistik, mendukung layanan kesehatan dan pendidikan, serta menunjang aktivitas pemerintahan dan ekonomi daerah.

Penyerahan kontrak untuk 10 rute penerbangan kepada PT Smart Cakrawala Aviation disebut sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada operator untuk memberikan layanan penerbangan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Bupati juga berharap transportasi udara perintis mampu mendorong pertumbuhan sektor unggulan daerah seperti pariwisata, perikanan, dan ekonomi kreatif, sekaligus membuka peluang investasi di Maluku Tenggara.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut melalui koordinasi lintas sektor serta menjaga sinergi dengan operator dan masyarakat pengguna jasa.Maluku Tenggara Sambut Penerbangan Udara Perintis 10 Rute Tahun 2026

LANGGUR — Program angkutan udara perintis untuk 10 rute di wilayah Maluku Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai. Inaugurasi penerbangan perdana dan penyerahan kontrak angkutan udara dilaksanakan di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Jumat (2/1/2026).

Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengatakan, konektivitas udara merupakan kebutuhan mendasar bagi daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tinggi seperti Maluku Tenggara.

“Penerbangan perintis ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi memperkuat aksesibilitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Bupati.

Hanubun menilai, kehadiran layanan udara perintis akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan daerah, terutama dalam distribusi logistik, pelayanan publik, serta mobilitas masyarakat antarpulau.

Kontrak pengoperasian penerbangan perintis diserahkan kepada PT Smart Cakrawala Aviation, yang diharapkan mampu menjalankan layanan penerbangan secara profesional dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu.

Selain mendukung sektor pelayanan dasar, Bupati menekankan pentingnya perhubungan udara dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata, perikanan, dan ekonomi kreatif yang menjadi unggulan Maluku Tenggara.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, kata dia, berkomitmen mendukung program tersebut melalui koordinasi lintas instansi serta penyediaan dukungan fasilitas yang diperlukan agar layanan penerbangan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

(Evav)

Komentar