Polres Aru Gelar Doa Lintas Agama Jelang pergatian Tahun Baru. 

Dobo (Kabarsulsel-Indonesia.com),- Polres Kepulauan Aru menggelar doa lintas agama guna memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan malam pergantian tahun baru. Rabu, (31/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ursia-Urlima mako polres Aru itu diikuti oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, Kapolres bersama jajarannya, Komandan Kompi E 735 Nawasena Kapt Inf Sudargo Guntoro S.Tr.han, kepala kantor unit penyelenggara pelabuhan Dobo Riswan Wusurwut SE, perwakilan lanal Aru, Letda Luat (E) Nasrula serta perwakilan tokoh agama dari berbagai denominasi yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru.

Doa lintas agama tersebut bertujuan memohon keselamatan, keamanan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam menyambut tahun yang baru. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud toleransi serta mempererat kerukunan antarumat beragama di wilayah Kepulauan Aru.

Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite SH.S. I. K. MH dalam sambutannya mengatakan dalam rangka pergantian tahun baru Polri bersama TNI pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan melaksanakan operasi lilin sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah perayaan dan aktivitas akhir tahun.

Dikatakan Kapokres bahwa operasi lilin ini tentu dititikberatkan pada pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi darat, laut, dan udara serta antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas dan bencana alam.

Namun lanjut kapolres, menyadari sunggu bahwa sekuat apapun upaya pengamanan semuanya tidak akan sempurna tanpa dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Untuk itu masyarakat juga diingatkan bahwa bangsa ini sedang berduka akibat bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera telah membawa penderitaan bagi saudara-saudara kita. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah suka cita Natal dan tahun baru kita tidak boleh kehilangan rasa empati solidaritas terhadap sesama sehingga melalui doa lintas agama ini kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar para korban diberikan kekuatan dan penghiburan serta para relawan dan petugas di lapangan diberikan keselamatan dan bangsa ini jauhkan dari bencana yang lebih besar.

“Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah suka cita Natal dan tahun baru kita tidak boleh kehilangan rasa empati solidaritas terhadap sesama sehingga melalui doa lintas agama ini kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar para korban diberikan kekuatan dan penghiburan serta para relawan dan petugas di lapangan diberikan keselamatan dan bangsa ini jauhkan dari bencana yang lebih besar. ” Ucap kapolres.

Kapokres pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama perayaan malam tahun baru.

Dirinya berharap melalui doa bersma lintas agama ini perayaan tahun baru dapat berjalan aman dan kondusif.

“Diharapkan, melalui doa lintas agama ini, perayaan tahun baru dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kedamaian. Mari kita jadikan doa hari ini sebagai komitmen bersama memperkuat Sinergi menolak provokasi menjaga lingkungan dan saling menjaga satu sama lain dengan demikian keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat tetapi tugas kita semua bersama sehingga tiap kata dengan doa daripada Bapak ustad bapak kantor dengan Bapak Pendeta bisa mendoakan sehingga momen di dalam pelaksanaan malam tahun baru ini semuanya bisa berjalan aman tanpa adanya masyarakat yang kaco-kaco karena kita juga tetap meminta doa dan keselamatan dari pada Tuhan Yang Maha Esa” Harap Kapolres.

(Meki)

Komentar