Ambon,Kabarsulsel-lndonesia.com. Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026, Kepolisian Daerah Maluku mulai mematangkan kesiapan pengamanan melalui Latihan Pra Operasi Ketupat Salawaku 2026 yang digelar di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Ambon, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Operasi Polda Maluku ini dibuka langsung oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Tobroni mewakili Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto.
Latihan ini diikuti oleh para pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, serta para perwira dari satuan kerja terkait di lingkungan Polda Maluku dan jajaran Polresta Ambon.
Dalam amanat Kapolda Maluku yang dibacakan Wakapolda, seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 diminta menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing serta memahami secara utuh prosedur operasional standar (SOP) pengamanan di lapangan.
“Seluruh personel yang mengikuti Latihan Pra Operasi agar menyimak dengan baik setiap materi yang disampaikan narasumber. Pemahaman terhadap teknis pelaksanaan tugas dan SOP pengamanan sangat penting agar pelaksanaan operasi berjalan optimal,” ujar Wakapolda membacakan amanat Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan bahwa karakteristik wilayah Maluku yang merupakan daerah kepulauan dengan kondisi sosial masyarakat yang beragam memerlukan pendekatan pengamanan yang tepat dan terkoordinasi.
Karena itu, seluruh personel diharapkan meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menghadapi berbagai potensi situasi di lapangan, termasuk memperkuat koordinasi lintas sektor dengan TNI serta instansi terkait lainnya.
“Personel harus mampu membaca situasi di lapangan dan mengedepankan koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” lanjutnya.
Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya disiplin dan integritas seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan Idul Fitri.
“Jaga disiplin, hindari segala bentuk pelanggaran, serta berikan pelayanan yang profesional dan humanis kepada masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Dalam kegiatan latihan tersebut, Biro Operasi Polda Maluku menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Maluku yang memberikan materi terkait strategi pengamanan, manajemen operasi, hingga kesiapan personel di lapangan.
Latihan Pra Operasi Ketupat Salawaku merupakan bagian dari kesiapan Polri secara nasional dalam mengamankan perayaan Idul Fitri 2026, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku yang memiliki tantangan geografis dan mobilitas transportasi laut yang tinggi.
Dengan pelatihan ini, Polda Maluku berupaya memastikan seluruh personel memahami pola pengamanan, koordinasi lintas sektor, serta pendekatan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Upaya ini menjadi penting mengingat momen Lebaran identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat, mulai dari arus mudik, kegiatan keagamaan, hingga mobilitas ekonomi.
Melalui kesiapan personel yang terlatih dan koordinasi yang solid dengan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan pengamanan Idul Fitri di wilayah Maluku dapat berjalan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
(M.N)








Komentar