Pemuda Maluku Tenggara Bersatu: Kecam Intimidasi dan Serukan Pilkada Damai

Maluku Tenggara, Kabarsulsel-Indonesia.com | Sekelompok pemuda dari berbagai wilayah di Maluku Tenggara, termasuk Langgur, Faan, Wearlilir, Oholiang, Pemda, Watdek, dan Hollat, menyatakan sikap tegas terhadap tindakan intimidasi yang belakangan mencuat di tengah masyarakat.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis, mereka dengan keras mengutuk segala bentuk kekerasan psikis maupun fisik yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, baik terhadap masyarakat maupun Pemerintah Daerah.

Mereka juga menyerukan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara yang dinilai berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

Pernyataan ini menjadi peringatan keras kepada pihak-pihak yang dianggap sengaja membuat kegaduhan dan menghalangi proses pemerintahan serta pelaksanaan Pilkada.

“Kami mendesak agar tidak ada lagi pihak yang menjadi alat suruhan untuk membuat onar di Negeri Larwul Ngabal yang kita cintai ini,” tegas salah satu perwakilan pemuda.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya tensi politik menjelang Pilkada Maluku Tenggara, yang kerap diwarnai isu-isu provokatif dan tekanan psikologis terhadap para aktor politik maupun masyarakat.

Mereka menegaskan pentingnya menjaga kedamaian dan stabilitas daerah demi Pilkada yang aman dan damai.

“Mari kita bersatu melawan segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikis, demi Maluku Tenggara yang lebih baik,” tambah mereka.

Pernyataan sikap ini juga menjadi sorotan karena pemuda dari berbagai wilayah dan latar belakang turut bersuara dengan semangat yang sama.

Langkah ini diharapkan mampu menyatukan masyarakat untuk melawan segala upaya perpecahan dan provokasi yang berpotensi merugikan kepentingan bersama.

Kritik tajam pun diarahkan kepada oknum-oknum tertentu yang dinilai sengaja menciptakan instabilitas demi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kami mendukung kebijakan yang pro-rakyat, tetapi kami juga mengutuk keras segala tindakan yang dapat merusak tatanan sosial dan pemerintahan di daerah ini,” tutup mereka dalam pernyataan resmi.

Pemuda Maluku Tenggara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan daerah, bukan segelintir pihak.

Sementara itu, masyarakat berharap agar pemerintah daerah mampu merespons isu ini dengan langkah nyata untuk menciptakan kondisi yang lebih kondusif.

Komentar