Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabarsulsel-Indonesia.com | Dalam sebuah deklarasi yang penuh antusiasme, pasangan calon (Paslon) Riky Jauwerissa dan dr. Juliana C. Ratuanak, resmi mengumumkan pencalonan mereka sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) untuk periode 2024-2029.
Deklarasi yang diadakan di lapangan Manwdriak, Desa Sifnana Omele, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada 29 Agustus 2024, ini menjadi sorotan masyarakat Tanimbar yang mendambakan perubahan dan kemajuan.
Paslon RJ-JCR, yang mengusung slogan “BerSATU Membangun Tanimbar Maju”, tampil percaya diri di hadapan ribuan pendukung dan simpatisan.
Agustinus Rahanwarat, ketua harian tim pemenangan BerSATU, menyoroti empat keunikan utama Paslon ini yang menjadi alasan kuat bagi masyarakat untuk memberikan dukungan mereka.
Empat Keunikan Paslon RJ-JCR: Mewujudkan Harapan Baru
Pertama, Rahanwarat menekankan bahwa Paslon ini didukung oleh koalisi tiga partai politik besar pemenang pemilu legislatif di KKT, yaitu PSI, PKS, dan Gerindra, yang masing-masing menyumbang tiga kursi, total sembilan kursi di legislatif. Dukungan politik yang kuat ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap perubahan nyata di Tanimbar.
Kedua, untuk pertama kalinya dalam sejarah pilkada Tanimbar, seorang perempuan—dr. Juliana C. Ratuanak—maju sebagai calon Wakil Bupati.
Dengan latar belakangnya sebagai dokter berprestasi yang telah mengabdi selama 22 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dr. Juliana dikenal luas karena dedikasinya terhadap kesehatan masyarakat, termasuk di daerah-daerah terpencil.
Ia bahkan mendapatkan penghargaan dari Istana Negara sebagai satu-satunya dokter perbatasan di Maluku yang diakui atas jasanya.
Ketiga, kombinasi antara Riky Jauwerissa, seorang politisi muda yang energik, dan dr. Juliana C. Ratuanak, seorang birokrat berpengalaman, menghadirkan keseimbangan ideal dalam kepemimpinan.
Riky Jauwerissa diibaratkan sebagai pemimpin di garis depan, sementara dr. Juliana, dengan pendekatan “Tut Wuri Handayani,” akan memberikan dukungan moral dan nasihat bijak dari belakang.
Keempat, Riky Jauwerissa memiliki ikatan historis dengan komunitas Tionghoa di Tanimbar, melalui leluhurnya Go-Sin yang turut berperan mendirikan Saumlaki pada tahun 1920-an.
Ikatan ini mencerminkan semangat inklusivitas dan keterikatan sejarah yang mendalam dengan perkembangan daerah.
Visi dan Misi: Menjadi Raja di Tanah Sendiri, Bukan Penonton
Dalam pidato politiknya, dr. Juliana C. Ratuanak menyampaikan visinya yang tegas untuk memastikan bahwa masyarakat Tanimbar dapat menjadi “raja di tanah sendiri,” dan bukan sekadar penonton dalam arus perubahan yang terjadi, terutama dengan masuknya proyek besar seperti Blok Masela. Fokus utama dari visi ini adalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
“Orang yang terdidik dan sehat akan hidup bermartabat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Riky Jauwerissa, dengan nada yang lebih emosional, mengakui bahwa pencalonannya adalah sebuah panggilan.
“Ini bukan tentang ambisi pribadi, tetapi tentang tanggung jawab moral untuk membangun Tanimbar dengan sepenuh hati,” kata Riky.
Meski terlahir di Ambon, Riky menegaskan bahwa darah Tanimbar mengalir dalam dirinya, membawa semangat leluhur untuk memajukan tanah kelahirannya.
Panggilan Adat dan Harapan Masyarakat
Deklarasi diakhiri dengan doa adat dari para tua-tua adat Desa Sifnana Omele, sebagai simbol restu dan dukungan budaya kepada Paslon RJ-JCR.
Doa ini bukan hanya seremonial, melainkan refleksi dari harapan masyarakat agar pasangan ini dapat membawa perubahan positif dan berkelanjutan bagi Tanimbar.
Pasangan RJ-JCR berjanji untuk tidak hanya sekadar berjanji, tetapi bekerja dengan tulus untuk mewujudkan visi mereka.
“Kami berdua berkomitmen untuk saling mendukung dan membangun Tanimbar, bukan untuk bersaing atau berkonflik,” tutup Riky, menekankan pentingnya kebersamaan dan kasih dalam membangun masa depan Tanimbar.
Dengan dukungan kuat dari berbagai lapisan masyarakat dan komitmen yang teguh, Paslon RJ-JCR siap menghadapi tantangan pilkada dan membawa Tanimbar menuju masa depan yang lebih cerah.
Masyarakat Tanimbar kini menantikan langkah-langkah nyata yang akan diambil oleh Paslon ini untuk menjadikan visi “BerSATU Membangun Tanimbar Maju” menjadi kenyataan.







Komentar