Optimalisasi Mutu Pendidikan Siswa Melalui Literasi dan Numerasi: Asesmen SMP di Maluku Tenggara

Maluku Tenggara, Kabarsulsel-Indonesia.com | Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan siswa, khususnya di tingkat SMP menjelang ujian akhir, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan asesmen di SMP Unggulan Maluku Tenggara pada Senin (9/9/2024).

Zainal, pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, mengapresiasi kesiapan pelaksanaan asesmen yang dinilai cukup baik dan sedikit berbeda dari sekolah-sekolah lain.

Ia menyebutkan bahwa antusiasme para siswa sangat tinggi, sehingga diharapkan asesmen ini berjalan dengan lancar dan sukses.

“Pelaksanaan asesmen ini direncanakan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, asesmen fokus pada literasi dan penguatan karakter siswa, sementara pada Selasa (10/9/2024) akan dilanjutkan dengan uji numerasi dan kalendar,” ungkap Zainal.

Zainal juga berharap bahwa asesmen ke depan dapat diterapkan pada seluruh siswa, bukan hanya berdasarkan sampel seperti pelaksanaan saat ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Harce Beruatwarin, S.Pd., mengungkapkan bahwa masih terdapat kendala teknis seperti aliran listrik dan jaringan internet yang belum optimal.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setiap tahun agar masalah ini tidak terulang.

“Kami menghadapi tantangan ini, terutama di SMP VI Haar, di mana para guru, komite sekolah, orang tua, dan masyarakat harus mendirikan tenda untuk mencari sinyal internet demi kelancaran asesmen,” tutur Harce.

Meski demikian, Harce optimis bahwa pelaksanaan asesmen tahun ini akan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ia juga berharap pemerintah lebih memperhatikan pengembangan infrastruktur internet di daerah terpencil (3T), seperti di Desa Muun dan Haar.

Harce menegaskan pentingnya fokus pada pengembangan literasi dan numerasi yang belum optimal di kalangan siswa.

Ia juga mendorong para guru dan institusi pendidikan untuk bekerja lebih keras dan profesional dalam menganalisis rapor pendidikan serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan-pelatihan.

“Ke depan, kita berharap mutu pendidikan akan semakin baik,” pungkas Harce.

Komentar