Masyarakat Ketapang Minta Agar Gas Elpiji 3kg Tetap Ada di Pangkalan dan Sub Pengkalan Menjelang Natal dan Tahun Baru 

Uncategorized491 views

Ketapang, kabar sulsel Indonesia.com tgl 16 Desember 2025 Berdasarkan temuan, investigasi, pantauan dan keluhan dari warga Sandai kabupaten ketapang berapa hari belakangan ini. Terutama menjelang hari raya natal dan tahun baru. awak media dari kabar sulsel banyak menemukan beberapa pangkalan LPG 3kg yang kosong dan kalaupun ditemukan di tingkat pengecer harga pertabung sudah melampaui harga HET yang sudah ditetapkan pemerintah dan jauh dari kata subsidi pemerintah.

Hal itu perlu dipertanyakan kembali kepada Pertamina selaku stakeholder dan agen yang memegang stok LPG. Apakah sudah sesuai penyaluran. Apakah stok LPG aman hingga tidak terjadi kelangkaan yang membuat harga eceran LPG melambung naik dari seperti biasanya. Yang dipertanyakan adalah masalah di lapangan yang menyangkut harga eceran tertinggi ( HET ) hingga di tingkat pengecer.

Hal ini sudah berulangkali terjadi terutama menjelang akhir tahun. Timbulnya spekulan yang sengaja membeli, memborong dan menimbun di pangkalan LPG untuk kepentingan dijual untuk mencari keuntungan sebesar besarnya wajib di perhatikan kembali.

Menurut beberapa warga kecamatan sandai dan ketapang yang di temui sebut aja ibu nuraini yang mengeluhkan tingginya harga LPG melon 3kg yang sudah mencapai kisaran 35.000 hingga 40.000 / tabung. Maka daripada itu hendak nya Pemerintah kabupaten Ketapang Pertamina dan pihak yang berwajib segera mengambil langkah tegas bila perlu menertibkan agen, pangkalan yang nakal.

Jangan dibiarkan fenomena ini terjadi di setiap Tahun nya.

Harapan nya agar menjelang natal dan tahun Baru kebutuhan tentang elpiji 3kg tetap terpenuhi.

Kebutuhan terkait dengan gas Elpiji 3kg masyarakat menengah kebawah ingin merasakan subsidi dari pemerintah.

Sukardi

Komentar