KabarSulSelIndonesia.com – Wajo
Inilah Marsose membutikan dirinya plin plan, hanya yang diakui dalam surat terbuka yang dibikin tertanggal 4 mei 2022, hanya makan bakso dua kali, bersama dahlianya.
Dirut KSI mengatakan, kok tidak mau mengakui, Marsose yang pernah di katakan pada saat mampir di kantor KSI, pada Jumat tanggal 18/2/2022 saat menuju ketempat pertemuanya dengan korwil dan kepala sekolah sekecamatan Pammana Kabupaten Wajo.
Lanjut Mengatakan bahwa, kami Marsose telah memberikan 2% pada pihak Disdik Wajo tentang hasil pembelajaan elektronik para kepala sekolah melalui sipla, di web PT Wahana Kerja Guna Teknologi Jakarta.
Namun yang di bantah kadis pendidikan Wajo, bukan soal gedung pemotongan 2% tetapi koarnya Marsose di kantor KSI yang di kata pihaknya memberikan 2% kepada pihak disdik Wajo.
Ini surat terbuka yang di bikin Marsose beleng-beleng untuk menjebak dirinya sendiri. Berbicara soal dialog optimalisasi komite sekolah untuk peningkatan mutu layanan pendidikan partisipasi dan kontribusi komite sekolah Marsose mengatakan di dadak tiga hari sebelum acara berlangsung setelah undangan ada dirumah kontrakannya.
“gimanasih padahal undangan tersebut dua minggu di tumpuk di rumah kontrakan di atakkae Sengkang.”kata Ambo Tang Masse Dirut KSI
Itulah lidah tak bertulang gampang saja diucapan tapi gampang berbohong kepada orang yang tidak mendegarnya dan melihaknya, siapa itu Marsose hanya melihat dari kulitnya saja Marsose tapi dia tidak melihat di dalamnya Marsose penuh kebohongan dalam dirinya sendiri, dan berbira soal pegiat anti korupsi itu mustahil bisa menegakkan keadilan tentang korupsi karena dirinya belum mapan soalnya.”ujar Dirut KSI
“rumah saja untuk di jadikan kantor lembaganya yang di gelutinya sebagai LSM laki dan moi DPC Wajo, sedangkan mobil itupun masih disewa, mobil tetangganya, apakah orang ini namanya Marsose kita bisa yakin, jalangkan tugasnya dengan baik sebagai pegiat anti korupsi,”ucap Dirut KSI Ambo Tang Masse.
Tentu tidak karena belum mapan masih banyak yang tuntun untuk setiap hari sebagai kebutuhan pribadi sendiri Marsose.
Jadi siapa yang membuat berita hoax Marsose atau KSI publikasi yang menilai tentang kowar-kowar Marsose yang di layangkan di media poros nusantara dan surat di bagikan kepada grupnya, jadi kami harap Marsose mengakui saja apa yang pernah di ucapkan di kantor KSI pada tanggal 18/2/2022, supaya jadikan tulak ukur untuk meroba mainset dan kerakter Marsose, agar Marsose bisa lagi di percaya publik, untukntuk menjelangkan tugasnya sebagai pegiat anti korupsi yang jujur dan penuh integritas tinting,”ucap Ambo Tang Masse
Saat itu Ambo Tang Masse sudah berbulan-bulan di harian palopo pos, dan pada saat itu Marsose di rekomendasikan oleh pak Pak Amri seorang pengawas sekolah SD, disiwa saat itu diterimalah Marsose di palopo pos, waktu berjalan masih di siwa mejalangkan tugas sebagai wartawan palopo pos, belum pernah ke Sengkang hanya masih sebatas siwa untuk mengedarkan koran palopo pos, saya di tanya oleh redaktur pelaksana palopo pos, mengatakan bahwa pak Ambo siapa yang di rekomendasikan kedua orang ini untuk jadi kebiro Wajo, yaitu pak Yusuf Matto atau Marsose, jadi saya menunjuk alias memilih alias merekomendasikan secara tidak tertuli oleh Marsose, itulah pakta dan kenyataan, namun soal Marsose mengirim berita melalui mobil saat itu dan memakai mesin tik di rumah kontraknya di siwa itu dibelakang pasar siwa.
Memang benar, tetapi setelah ada kantor biro palopo pos di jln andi magga amirullah sengkang, kantor palopo pos memberikan satu komputer lengkap alat internet, satu paket di pasang di kantor biro palopo pos tersebut.
“Jadi disinilah sy ajari Marsose cara pengiriman berita ke dapur redaksi palopo pos, nah inilah Marsose jago tidak mau mengakui kekuranganya dan koar koarnya apa yang di katakan dan di ucapkan tapi selalu menyangkal dan dirinya seolah olah sempurna tapi kompetensinya dan skilnya sangat rendah, yang milik kesempurnaan itu Marsose adalah Allah SWT, kita ini manusia biasa serba kekurangan, termasuk kamu Marsose jadi pegiat anti korupsi.”ucap Ambo Tang Masse
Marsose tapi serba kekurangan dan alias belum mapan gimanasih tegakan kebenaran, kalau masih memburu finansial untuk pribadi Marsose selalu banyak yang menuntunya setiap hari, agar bisa terpenuhi semua.” katanya Ambo Tang
Masse di rektur utama ksi menjawab dengan santai isi surat Marsose yang di tulis baru di share ke grup wa dan wa pribadi sekertaris dinas Kominfo Wajo,
(Redaksi)
Komentar