Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak resmi menyepakati dan menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna Keenam Belas DPRK Fakfak Masa Sidang Ketiga Tahun 2025, Selasa, 30 Desember 2025.
Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., yang mewakili Bupati Fakfak, menyebut pengesahan APBD 2026 sebagai hasil konsolidasi politik yang matang antara eksekutif dan legislatif. Proses pembahasan, kata dia, berlangsung melalui tahapan berlapis—mulai dari fraksi-fraksi, komisi, kelompok khusus hingga Badan Anggaran—dengan dinamika yang tetap berada dalam koridor konstitusional.
“APBD ini bukan hanya dokumen keuangan, tetapi kesepakatan politik yang memuat tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Donatus dalam pidato penutupan paripurna.
Ia mengakui bahwa pembahasan APBD 2026 berlangsung dalam situasi fiskal yang tidak ringan, seiring dengan penyesuaian kebijakan transfer pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut ketelitian dan kehati-hatian dalam menyusun prioritas anggaran agar tetap sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Donatus menegaskan, APBD 2026 merupakan turunan langsung dari dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD Fakfak 2025–2029, RKPD 2026, serta KUA dan PPAS yang telah disepakati sebelumnya. Karena itu, konsistensi antara perencanaan dan penganggaran menjadi kunci utama.
Sesuai ketentuan perundang-undangan, Rancangan Perda APBD 2026 yang telah disetujui DPRK akan segera disampaikan kepada Gubernur Papua Barat untuk dievaluasi. Pemerintah daerah, kata Donatus, siap melakukan penyempurnaan apabila hasil evaluasi mengharuskan adanya penyesuaian.
“Evaluasi adalah bagian dari mekanisme penguatan tata kelola keuangan daerah,” katanya.
Dengan diketuknya APBD 2026, relasi eksekutif dan legislatif Fakfak kini memasuki fase berikutnya: mengawal implementasi anggaran agar berjalan efektif, transparan, dan akuntabel sesuai kesepakatan politik yang telah dibangun.








Komentar