Ketapang.Kabar Sulsel Indonesia com.Berdasarkan lewat SIARAN PERS ber Nomor : PR- 69/O,1Kph.3/12/2025.Dalam penjegahan korupsi yang ada di bumi Indonesia, Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (PW GNPK RI) Kalimantan Barat Ketua PW ELLYSIUS AIDY CPLA menyampaikan seruan tegas dan ajakan moral kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memberantas korupsi. Melalui pesan bertajuk “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”,
Di momentum Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 ini, PW GNPK RI Kalbar mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat keteladanan, membudayakan kejujuran, dan memastikan bahwa nilai anti-korupsi hidup dalam setiap tindakan.
Menujukan Kejati kalbar
Berdasar kan data- data yang berhasil di tangani oleh Capaian Penanganan Perkara Tipikor se-Wilayah Kalimantan Barat
A. Tahap Penyelidikan (Lidik)
Seluruh satuan kerja di wilayah hukum Kalimantan Barat telah melaksanakan langkah-langkah penyelidikan terhadap berbagai laporan masyarakat dan temuan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah
Total Penyelidikan : 53 perkara
Rincian: Kejati Kalbar : 14 perkara .Kejari Pontianak : 3 perkara .Kejari Mempawah : 2 perkara.Kejari Sambas : 4 perkara.Kejari Singkawang : 2 perkara.Kejari Ketapang : 3 perkara.Kejari Sanggau : 3 perkara.Kejari Sekadau : 3 perkara..Kejari Landak : 6 perkara.Kejari Sintang : 4 perkara
Kejari Kapuas Hulu : 4 perkara. Cabjari Entikong : 1 perkara Cabjari Pemangkat : 1 perkara
Ellysisus.aidy Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia PW GNPK -RI Kalimatan Barat. Memberi apresiasi kepada Kejati yang baru yaitu Dr.Emilawan Ridwan SH.MH.yang Mane dari sudut Padang hukum setiap warga yang ada di bumi ini di mata sama
PW GNPK RI Kalbar menyebut bahwa praktik korupsi telah ada sejak zaman dahulu dan hingga kini masih terus terjadi, bahkan dengan berbagai modus yang semakin beragam. Fenomena ini dinilai sangat memprihatinkan, terlebih ketika Indonesia sedang gencar membangun dan menata kehidupan bangsa menuju arah yang lebih baik.
“Kasus korupsi semakin hari bukan berkurang, namun justru meningkat. kita harus melakukan introspeksi diri,” ujar PW GNPK RI Kalbar dalam pernyataannya.Ketua PW ELLYSIUS AIDY CPLA
Lembaga ini menegaskan bahwa pencegahan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan negara. Diperlukan kesadaran individu, integritas pribadi, serta keteguhan iman agar tidak tergoda mengambil jalan pintas
(Agus tami)







Komentar