Kapolres Maluku Tenggara Berikan Pengarahan Situasi Kamtibmas di Maluku Tenggara

TNI/POLRI282 views

KSI, Malra – Kapolres Kabupaten Maluku Tenggara AKBP Frans Duma, S.P dalam sambutannya menyampaikan dan melaporkan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.

Untuk itu Duma dalam menyampaikan tentang sekilas info Polres Maluku Tenggara,
sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Polres Maluku Tenggara ini sebenarnya sama dengan Kabupaten Maluku Tenggara dan ini salah satu Polres tertua di 11 kota Kabupaten di Maluku.

Maka sebelum masuk di tahun 2000, sebelum Provinsi Maluku pindah dengan Provinsi Maluku Utara terdapat empat Polres tertua
kota Ambon dan pulau-pulau lease, kabupaten Maluku tengah, Masohi Maluku Utara yaitu Ternate dan juga Kabupaten Maluku tenggara hingga skarang ini.


Kabupaten Maluku Tenggara ini salah satunya kabupaten tertua dan besar, karena membawahi delapan Polsek antara lain Polsek tayando skarang sekarang jadi Kei Kecil, dan Polsek Kei Besar. Ada Polsek Aru yang saat berkedudukan di Dobo Polsek Tanimbar Utara yang berkedudukan di Larat, Polsek Pulau Babar yang berkedudukan di Tepa, Polsek Lemoa yang berkedudukan di Serwaru sampai dengan Polsek Kisar itulah Polsek Maluku Tenggara pada saat itu.

Seiring waktu dan perkembangan, pada tahun 2003, terjadi pemekaran Kabupaten. Kepulauan Aru terpisah dari Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar yang sekarang KKT terpisah dari Maluku Tenggara sehingga tinggal Polres Maluku Tenggara

Pada tahun 2007 itu Kota Tual baru terpisah dengan Maluku Tenggara dan sekarang ini Polres yang tadinya Polres Tual menjadi Polres baru.
untuk itu pada kesempatan ini kami akan menyampaikan situasi terkini Polres Maluku Tenggara

Untuk Polres yang baru sekarang ini kamiucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal ini bapak Bupati telah menghibahkan lahan kepada Polres Maluku Tenggara dan juga Mobeler 57 unit itu ada meja kursi lemari komputer 5 unit printer 5 unit kursi besi 3 unit kursi sofa 2 unit AC 1pk 2 unit dan gedung yang dibelakang ini dipinjam pakaikan terdapat 2 gedung awalnya sebelahnya rumah dinas Kapolres namun karena Polres Malra memiliki 19 satuan kerja hanya terdapat 5 pintu sehingga tidak muat untuk satyat kami dan rumah dinas itu dipakai untuk satyat kami yang ada dan sementara ini kami tinggal di Unio Projo

Selain itu juga untuk unio Projo itu perumahan para pastor dan sudah pernah salah satu bapak kepo berkunjung ke Unio Projo langsung dia duduk dan panggil pa pastor,terus saya jawab kepo bahwa saya bukan pastor pa,tapi Kapolres,dan bukan hanya pak Kepo tetapi juga ada masyarakat lain juga slalu panggil pastor,namun
sebagai koordinasi kami dengan pak Dandim karena masih kekurangan operasional jadi mungkin kiranya pada kesempatan ini berkenan pak Bupati ya istilahnya kalau orang Maluku kalau ada oto yang seng pake atau motor yang seng pake,kalau bisa bantu kami satu unit untuk mobil biar bisa pakai patroli Pa Bupati,supaya keamanan dan ketertiban di kabupaten Maluku Tenggara ini bisa aman dan nyaman, karna kami belum mempunyai mobil patroli,karna beberapa kali peristiwa disini kami sangat kesulitan seperti kemarin yang terjadi

Adapun sedemikian kata Duma bahwa dari jumlah personil Polres Maluku Tenggara untuk data sebenarnya untuk anggota Polres kami itu berjumlah sebanyak 540 Personil namun sekarang ini baru 153 dan itu juga sudah termasuk dengan anggota Polsek dan jajaran,sedangkan untuk Polres Maluku Tenggara sendiri baru berjumlah 79 Personil,jadi tentunya masih sangat minim jauh skali.

Untuk itu dalam kesempatan ini Kapolres juga turut menyampaikan gambaran situasi umum tentang kab Maluku Tenggara dan ini data kami ambil dari data Maluku Tenggara dalam angka perkembangan untuk Polres Maluku Tenggara kedepan.

Kabupaten Maluku Tenggara telah memiliki luas wilayah 4.121 km² darat dan laut,dan jumlah penduduk 123.418. jiwa sedangkan jumlah pulau itu sebanyak 83 pulau yang lumayan banyak,dan jumlah kecamatan semua ada 11 Kecamatan sedangkan jumlah pengangguran sebanyak 2.331 ini data dalam angka kabupaten Maluku tenggara sehingga pada kesempatan ini kami mohon kiranya dari Polres Maluku Tenggara akan membuat beberapa bahan untuk Polda Maluku karena dari gambaran tadi 11 Kecamatan untuk Maluku Tenggara baru ada 6 Polsek sedangkan masih kurqng 5 Polsek dan apa lagi di kei Besar merupakan wilayah terdepan istilahnya wilayah terluar yang berbatasan dengan Australia ini juga merupakan potensi kerawanan,maka menurut kami kalau bisa ada penambahan Polsek yang masih kosong,karna untuk wilayah perbatasan itu bisa saja di usulkan adanya Yon Brimob atau polisi perairan di pulau Kei Besar sebagai wilayah perbatasan.

Untuk selanjutnya ditingkat kerawanan kejahatan serta konvensional di kabupaten Maluku tenggara sangat minim karena Adat dan budaya Larvul Ngabal ain ni ain di Kei ini sangat kental dan kalau ada persoalan apa saja itu bisa dapat diselesaikan secara adat,dan sewaktu waktu kalau ada bentrok kelompok atau masa itu bisa saja terjadi.

Lanjut Duma bahwa selama dua bulan ini kami sudah mengalami dua kali bentrok masa dua kali di komples pemda Ohoijang dan 1 kali di Ohoi Ohoider sama ohoi Ohoiren dan itu
mungkin saja situasi tentang Polres Maluku Tenggara,kiranya bapak ibu sekalian dan Forkopimda khususnya bapak adat bapak raja para kepo-pejabat Ohoi dan dari tempat ini juga kami mohon dukungan untuk kamiPolres Maluku Tenggara semoga Tuhan yang maha esa selalu menyertai kita. (Elang Kei)

Komentar