Kapolda Maluku Anugerahi Kepala Ohoi: Garda Sunyi di Garda Terdepan Perang Melawan Miras

Ambon, Daerah, Maluku, NEWS179 views

Ambon, Kabarsulsel-Indonesia.com |  Lapangan Upacara Polda Maluku, Rabu pagi, 29 Januari 2026, menjadi saksi sebuah pesan penting negara: perang melawan minuman keras tak hanya ditopang aparat, tetapi juga bertumpu pada kepemimpinan di akar rumput.

Dalam Upacara Gelar Pasukan Operasi Pekat Salawaku 2026, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menyerahkan penghargaan kepada enam Kepala Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara serta satu Raja Negeri Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Mereka dinilai berperan aktif dan konsisten dalam upaya pencegahan peredaran dan konsumsi minuman keras di wilayah hukum Polda Maluku.

Upacara yang dimulai pukul 09.15 WIT itu berlangsung khidmat. Kapolda Maluku memimpin langsung jalannya kegiatan, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Maluku, serta jajaran kapolres dan tokoh adat. Hadir pula Majelis Latupati Kota Ambon—sebuah penegasan bahwa penegakan hukum dan kearifan lokal berjalan beriringan.

Penghargaan diberikan kepada:

  • Benediktus Farneubun, S.Sos, Kepala Ohoi Waur, Kecamatan Kei Besar
  • Abdul Rahman Hanubun, Kepala Ohoi Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan
  • Semuel Bastian Elisa Masbaitubun, Kepala Ohoi Warbal, Kecamatan Kei Kecil Barat
  • Josep Renyaan, S.Sos, Kepala Ohoi Sathean, Kecamatan Kei Kecil
  • Basri Kelanit, S.Pd, Penjabat Kepala Ohoi Dunwahan, Kecamatan Kei Kecil
  • Paulinus Andreas Ongirwalu, S.Sos, Penjabat Kepala Ohoi Letman, Kecamatan Kei Kecil

Selain itu, Suilani Kelian, Raja Negeri Geser, Kecamatan Seram Timur, juga menerima penghargaan atas komitmen serupa di wilayahnya.

Menurut Kapolda Maluku, peran para Kepala Ohoi ini menunjukkan bahwa pencegahan miras paling efektif dimulai dari kepemimpinan lokal yang berani, konsisten, dan dekat dengan masyarakat.

“Mereka bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi penjaga moral dan ketertiban sosial di wilayahnya,” ujar Dadang Hartanto dalam amanatnya.

Dukungan enam Kepala Ohoi di Maluku Tenggara tersebut telah memberikan dampak nyata. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat meningkat, angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh miras menurun, serta kualitas kehidupan sosial masyarakat berangsur membaik.

Upaya ini juga dinilai berkontribusi pada perlindungan remaja dan generasi muda dari dampak negatif konsumsi alkohol, sekaligus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Upacara berakhir pukul 10.15 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali—sebuah penutup yang selaras dengan pesan utama hari itu: ketertiban adalah hasil kerja bersama, dari balai adat hingga institusi negara.

Komentar