oleh

Kades Laowowaga Bantah Informasi DD 2017 di Korupsikan

KabarSulselIndonesia (Nias Utara)

Martinus Zalukhu Kades Laowowaga Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara, membantah informasi yang beredar di media sosial pada saat di konfirmasi kru media ini di kantor Desa Laowowaga, Senin (08/11/2021)

Kepala Desa menjelaskan kepada awak media yang di dampingi beberapa perangkat desa bahwa informasi tersebut, yang di unggah melalui Facebook pada Rabu (03/11/2021). Beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa DD Desa Laowowaga Kec. Lahewa Timur T. A. 2017 di Duga Kuat di Korupsi kan.

Martinus Zalukhu Kades Laowowaga sangat menyayangkan sikap seperti itu, memang serius Nazara telah ketemu dengan saya dan saat itu saya sudah menjelaskan kepada dia bahwa LHP inspektorat itu sudah kami tindaklanjuti dan sudah kami lengkapi beberapa bulan kemudian setelah di audit.

Namun sayangnya tetap juga dia unggah itu LHP oleh Inspektorat Kabupaten Nias Utara Nomor : 700/90.a/LHP-REG/ITKAB/2018 Tanggal 30 Mei 2018. (Seakan dia tidak paham apa yang saya jelaskan)

Sedangkan Surat Tindak Lanjut LHP oleh Inspektorat Kabupaten Nias Utara 01 Agustus 2018 dengan Nomor:700611 /PEP/ITKAB/2018 :

“Menyampaikan bahwa berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) reguler Inspektorat Kabupaten Nias Utara TA. 2018 atas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Laowowaga Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara Tahun Anggaran 2017, terdapat beberapa temuan yang perlu ditindaklanjuti,”Jelas kades

Atas temuan Tim Inspektorat Kabupaten Nias Utara dan Rekomendasi Bupati Nias Utara, kami sampaikan bahwa Desa Laowowaga Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara telah menindaklanjuti berupa :

1. Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Dana Desa (DD) tahap 1/60% dan tahap II/40% TA. 2017.

2. Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Alokasi Dana Desa (ADD) tahap 1/70% dan tahap 11/30% TA. 2017.

3. Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Dana Bagi Hasil Pajak Retribusi Daerah (BHPRD) TA. 2017.

4. Silpa TA. 2016.

Berkenaan dengan hal tersebut di atas, disarankan agar Saudara Kepala Dinas PMD Kab. Nias Utara dapat memproses pencairan keuangan Desa Laowowaga Kec. Lahewa Timur Kab. Nias Utara selanjutnya sesuai dengan ketentuan.

“Atas informasi seperti itu kami sangat terganggu, untuk melakukan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.Maka melalui media massa saya menyampaikan Bantahan ini supaya publik dapat menilainya,”Harapnya

Ketika di tanya masalah laporan di polres Nias, kades juga menjelaskan bahwa memang benar ada yang melapor sesuai dengan surat dari pihak penyidik TIPIDKOR polres Nias untuk meminta data-data dana desa tahun 2017 dan 2019.

“Dalam hal itu kami sudah siap menyampaikannya hanya saja pada tanggal suratnya itu ada kendala kami Senin kemarin adalah pembagian BLT dan sudah saya sampaikan melalui nomor HP yang tercantum dalam surat tersebut bahwa kami tidak dapat hadir dan berikutnya kami menunggu surat selanjutnya,” Sebutnya.

Kalau laporan tersebut dari pihak mana pun itu sah sah saja,dan kami bisa ambil maknanya untuk lebih berhati hati kedepan.

Cuman pihak pelapor itu tak pernah bertanya kepada kami apakah itu ada unsur korupsi atau tidak, kami jelaskan bahwa kami sangat terbuka tentang pelaksanaan kegiatan Dana Desa, bagi siapa saja tanpa terkecuali.

“Sebab kami melakukan setiap kegiatan itu berdasarkan juknis APBDes dan aturan yang ada,bukan aturan pribadi kami atau sesuka suka,”tutupnya (Martaf/Alex)

Komentar

Berita Lainnya