oleh

Kades Hilindraso Harap Keseriusan Perangkat Desa Dalam Mengikuti Sosialisasi

KabarSulselIndonesia (Nias Selatan)

Pemerintah Desa Hilindraso Kecamatan Amandraya mengikuti Kegiatan Sosialisasi tentang Pengelolaan Aset Desa dan Kearsipan Dokumen Desa yang diselenggarakan oleh pihak Kantor Camat Amandraya, Berlangsung di Gedung Balai Desa Hilindraso Rabu, (10/11/2021).

Turut dihadiri, Pihak Kantor Camat Amandraya Kasubag Umum, Rezeki Ndruru sebagai Narasumber, Kades Hilindraso Asrida Laia, AM.Keb, Ketua BPD Hilindraso Zodi Halawa, Sekdes Hilindraso Talinaso Buulolo, Kepala Seksi, dan Kepala Urusan, serta Kepala Dusun.

Kades Hilindraso Asrida Laia, menyampaikan bahwa sosialisasi pengelolaan aset dan kearsipan dokumen desa ini, sangat penting sekali untuk kita ikuti bersama demi mengetahui serta mempelajari tata cara pengelolaan aset dan pengarsipan dokumen desa yang tepat.

Ia juga menjelaskan “bahwa selama ini tata cara penata usahaan aset desa serta pelaporan dan juga cara pengarsipan dokumen desa begitu amburadul, sehingga dengan adanya sosialisasi ini kami yakin dan percaya bahwa semua perangkat desa kedepannya dapat bisa memperbaiki administrasi kantor desa itu lebih baik lagi,” ujarnya.

“Khususnya Kaur tata usaha dan umum, dan dibantu oleh sekdes agar lebih fokus bagaimana cara pengisian format data laporan aset desa, jika ada yang masih belum paham dan mengerti silahkan tanyakan kembali kepada narasumbernya,” pintanya.

Pihaknya berharap kepada semua perangkat desa, “agar ada keseriusan dalam mengikuti sosialisasi ini dengan benar hingga berakhir, karna sosialisasi ini tidak setiap harinya kita mengikuti, sehingga tidak ada alasan nantinya kedapan saya tidak tau bagaimana cara membuat laporan aset atau mengarsipkan dokumen desa,” tutupnya.

Kasubag Umum Rezeki Ndruru, menyampaikan bahwa sosialisasi tentang pengelolaan aset desa dan kearsipan dokumen desa, kami yakin bahwa masih ada perangkat desa yang masih belum paham yang namanya aset desa, sehingga dengan adanya sosialisasi ini pasti laporan aset desa dapat terselesaikan dan disampaikan kepada kami di Kecamatan.

“Dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, yang mengatur mengenai tata cara pengurusan, pencatatan, pemakaian, pengaturan, serta pelaporan terhadap setiap aset, mulai dari tahapan penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, dan pengamanan,” paparnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan “bahwa yang namanya aset desa itu sebagian besar sumber belanjanya atau pengadaannya dari anggaran Dana Desa dan juga sumber pengadaannya dari pihak lain yang diserahkan ke desa secara sah,” jelasnya.

Ia mengharapkan “kepada semua perangkat desa supaya tetap ada kerjasamanya dalam menunjang pekerjaan Kepala Desa, dan secara khusus kepada kaur tata usaha dan umum dan dibantu oleh sekdes agar lebih jeli dalam mendata laporan aset desa dan juga menyimpan dokumen desa,” pintanya.

Maka bagi Kaur tata usaha dan umum harus bisa mengoperasi laptop, karena sistem pelaporan aset desa ini wajib melalui aplikasi Microsoft Excel dan juga diisi sesuai format yang dibagikan. (Kor Sumut-ALEX/Korwil Kep. Nias-Martaf)

Komentar

Berita Lainnya